Wednesday, July 23, 2014

Pemilihan Ketua Kelas

Jadi ceritanya Suhu mau bikin posting yang dibaca sekali duduk selesai.

Nggak harus dibaca bersambung. Nggak ada hubungannya sama posting sebelumnya. Nggak ada hubungannya sama posting selanjutnya. Tapi ide nulis nya dari mana?

Paling mudah ya memetik dari peristiwa di sekitar kita, dan yang terkini. Seperti prinsip Suhu jaman awal-awal nge-blog. Ambil 15 menit paling menarik dari 24 jam. Jadikan sebuah posting. Tiap hari akan ada hal baru. Maka dulu jaman suhu dot blogspot dot com (ini dibaca kom ya, bukan comblang. kalau dot org dibaca orek, bukan orang), terkadang bisa sampai posting dua kali sehari. DUA! Kayak minum yakult. Terus mencret.

Kembali ke cara penulisan blog. Biasanya Suhu memulai dengan tulisan secara poin form. Lalu tiap poin utama dikembangkan menjadi paragraf. Paragraf yang terlalu panjang dipisah biar enak dibaca. Paragraf yang terlalu pendek digabung biar sedap dipandang.

Ambil contoh postingan kali ini. Kita bikin poin poin secara runut.

-----------------------------------------------------------------------

Kisah di SDN Sukamaju Desa Rimbun sebelah hutan rimba.

Pemilihan Ketua Kelas berlangsung.

Dua pilihan, si Gembul dan si Ceking.

Si Gembul punya banyak teman dari tim olahraga. Kekar dan bertenaga.

Si Ceking punya banyak teman dari ekskul Mading. Suka berkarya dan sosial media.

Si Gembul tidak disukai beberapa kawannya karena dulu suka mencontek saat ujian.

Si Ceking tidak disukai beberapa kawannya karena dia anak pindahan dari sekolah lain.

Keduanya tidak sempurna.

Pemilihan Ketua Kelas dimulai.

Pak Guru membacakan satu persatu hasil lintingan kertas tanpa identitas masing-masing bertuliskan nama si Gembul dan si Ceking.

Si Gembul dan si Ceking tumpengan di kelas karena dua-dua merasa menang.

Si Gembul mengancam akan memanggil orang tua Kepala Sekolah dan menyuruh Pak Guru berdiri di depan tiang bendera.

Si Gembul pindah sekolah.

Ini cerita koq nggak ada esensi nya. Nggak logis! Apa-apan ini?

AH SUDAHLAH!

*banting laptop*

*balik meja*

No comments: