Sunday, June 06, 2010

Tips Menemani Cewek Berbelanja

Acapkali umat manusia sering dicobai oleh yang kuasa, baik ujian itu bersifat mental atau pun fisikal. Mental misalnya ketika kita tidak diberi apa yang kita inginkan saat kita sedang menginginkannya setengah mati. Fisikal misalnya saat bulan puasa. Atau ujian olahraga. Lalu terkadang kita diberi kombinasi keduanya. Mental dan fisikal. Misalnya, stress kalah judi habis total (mental), lalu kelaparan selama tiga bulan ke depan (fisikal). Itu mah bukan ujian, itu hukuman.

Ujian yang membutuhkan ketahanan mental dan fisikal, salah satunya adalah menemani pacar berbelanja. Wokay sebelum kalian berpaling dari posting ini karena Suhu membahas kata keramat – pacar – kalian perlu tahu. Suhu sadar bahwa sebagian daripada pembaca adalah jomblo. Tenang. Posting ini, meskipun dibahas dari pengalaman Suhu menemani pacar berbelanja, tidak hanya berlaku untuk pacar saja. Tapi berlaku untuk kaum hawa pada umumnya. Maka dari itu, judulnya adalah Menemani Cewek Berbelanja. Lagipula, untuk para pembaca jomblo, jangan bersedih. Cepat atau lambat, kalian pasti dapat pacar dan punya kesempatan untuk menghargai kisah di balik penulisan tips ini. Cepat atau lambat. Biasanya sih lambat. 

Ada beberapa hal mendasar yang kalian perlu tahu. Sebagai berikut. Posting ini ditulis tanpa paksaan dari pihak manapun. Tips-tips ini ditulis oleh Suhu, seorang cowok normal yang tidak suka kurang enjoy shopping, pacar daripada tgwinmg seorang cewek normal yang langsung bersemangat saat melihat tulisan SALE. Di dunia ini ada banyak cowok yang hobi shopping, jangan khawatir, itu tidak mengurangi kadar kejantanan kamu (kualitas sperma, Dr Boyke). Di dunia ini ada juga cewek yang tidak suka shopping, meskipun Suhu belum menemukannya.

Demikianlah latar belakang masalah. Sekarang kita langsung ke pokok pembahasan. Tips menemani cewek berbelanja.

Banyak yang bilang bahwa pria diciptakan kuat gagah perkasa jantan membahana laksana pusaka buana. Wanita diciptakan lemah lembut gemulai anggun jelita buai pesona. Singkatnya, pria kuat wanita lemah. Ini adalah konsep yang diciptakan oleh para wanita agar mereka dimanis dimanja diperlakukan layaknya intan permata dunia. Konsep ini direalisasikan dengan pura-pura tidak kuat mengangkat barang berat. Mudah terluka hatinya dan mengucur air mata.

Tips #1: Jangan mudah terpengaruh penampilan luar, mereka tidak selemah yang kau kira.

Maaf kalau blog ini menghancurkan impian kalian. Konsep ini adalah kebohongan semata. Dan kado Sinterklas adalah orang tua kalian yang belikan. Suhu perjelas. Wanita lebih kuat dari pria. Konsep yang ada di otak kalian itu penuh konspirasi. WANITA LEBIH KUAT DARI PRIA. Pikir lagi. Sejak diciptakan, onderdil kita beda. Sparepart mereka diciptakan lebih tahan banting dari pria. Depan bemper dua set belakang bemper dua set. Mereka diciptakan buat nahan sakit sebulan sekali secara rutin sejak usia remaja. Sembilan bulan saat tidak merasa sakit, mereka diberi tambahan beban belasan kilo, di akhir sembilan bulan tersebut keluar segumpal daging bernafas dengan berat sekitar tiga kilo. (Nah loh, sisanya ke mana?)

Sedangkan pria? Bawa dua kelereng aja masih perlu dibantu burung. Cepat lelah, perlu minum jamu dan suplemen penambah tenaga. Lihat iklan Extra Joss dan Kukubima. Tidak ada yang pakai aktor wanita. Karena wanita tidak perlu Kratingdaeng dan M-150, masih tetap BISA!

Tips #2: Akuilah (dalam hati)  kalau memang kalah, dopping bila perlu.

Demikian pula untuk masalah shopping. Otak kita, para cowok, didesain untuk mencari barang yang kita perlukan. Beli di saat perlu, mahal tidak mengapa. Otak mereka, para cewek, didesain berbeda. Beli di saat tidak perlu karena murah adalah investasi jangka panjang. Oleh karena itu, tidak pernah ada kata cukup untuk jumlah sepatu.

Jalur belanja kita adalah masuk toko paling dekat pintu masuk, telusuri satu persatu sampai menemukan yang cocok, beli, pulang. Jalur belanja mereka adalah masuk toko secara random, cek harga dan coba baju atau sepatu, pastikan semua toko sudah dimasuki, pulang tanpa beli apa-apa dengan alasan tidak ada yang cocok padahal sudah berbinar-binar saat keluar dari kamar pas dan bilang “gimana? gimana? bagus gak?”

shopping

Tips#3: Ingat pelajaran Fisika kelas 1. Perpindahan itu relatif, Jarak itu mutlak. Luas Mall itu terbatas, tapi jalur shopping wanita tidak.

Suhu baru sadar, belum sempat Suhu mengerahkan semua pengalamannya, posting ini sudah jadi panjang dan ScrollBar di samping sudah mengecil. Nampaknya, posting tentang Tips Menemani Cewek Belanja tidaklah praktikal. Mungkin saatnya menulis Buku Panduan.

Suhu,
mulai membuat daftar isi.

5 comments:

Anonymous said...

Di dunia ini ada juga cewek yang tidak suka shopping, meskipun Suhu belum menemukannya. -> AFAIK bebek rewel ga suka shopping

nCy . vLa said...

betul betul betul !!!!!!!!!!!! (^^)

yumecho said...

bisa tekor kalo pacar kita suka soping.salam kenal

suhu said...

#ano: bebekrewel apa kabar hahaha lama tak jumpa. ingat bebek tewel ingat kejut dot kom.

#ncy: hahaha ngaku satu persatu tuh oknum2nya.

#yume: keliatannya yg ini dari pihak korban. salam kenal.

mencari jawab said...

wakawaka ee ee!!
'lelaki bersedia membayar 2x lipat harga untuk barang yang mereka perlukan, perempuan bersedia membayar 1/2 harga untuk barang yang tidak mereka butuhkan'
ijin link gan..