Wednesday, December 31, 2008

Posting Tutup Tahun

Mungkin memang tingkat kesulitan pekerjaan bisa mempengaruhi kelucuan blog. Tapi yang pasti, mempengaruhi frekuensi penulis meng-update blog. Karena kalimat pertama adalah opini sedangkan kalimat kedua bisa dibuktikan dengan statistik dasar. Seratus empat puluh dua post pada tahun 2007 dan posting ini adalah posting keempatpuluh lima di hari terakhir tahun 2008.

Meskipun mood blog ini berubah dari cerita mahasiswa penuh perjuangan mencapai kelulusan [kisah di balik hutan bambu season 2] menjadi legenda mandor membangun nusa dan bangsa [kdbhb season 3]. Tapi tokoh utamanya tetap sama. Panda Tambun.

Di tahun 2007, berbagai tokoh lain juga sempat nangkring di beberapa post sebagai pusat perhatian panggung. Antara lain Andreas Lee dalam Namaku Andreas Lee. Alfonso Hartanto dalam Namaku Alfonso Hartanto.

Tahun 2008 juga merupakan hari lahirnya dua seri baru dalam kisah di balik hutan bambu. Sebagai cerita lepas dari dua seri sebelumnya di tahun 2008 yang berlatar belakang sama yakni PT Bangun Subangkit.

Berikut adalah beberapa judul cerita utama yang merangkai tahun 2007.

Communication Skills adalah cerita bersambung pertama Mandor jagoan yang baru masuk ke
kejamnya dunia.

Mak Ceprottt adalah seri filem laga di Construction Site.

Glodhakkkkk adalah salah kisah tragis di Construction Site.

The Series of Unfortunate Events di akhir tahun 2007 yang bersambung ke awal tahun 2008. Karena memang cerita yang ditulis berdasarkan kisah nyata itu terjadi antara Idul Adha tahun 2007 sampai Valentine tahun 2008 [di mana di antara dua hari besar tersebut semua angka di kalender Suhu berwarna hitam. Termasuk Natal dan Tahun Baru]. Terima kasih atas rasa prihatinnya tapi mohon maaf kami tidak menerima belasungkawa berupa karangan bunga. Uang tunai saja.

Setelah melihat begitu penat dan semua kisah yang ada di blog penuh dengan dunia kerja, Suhu mulai menyadari betapa wasted nya hidup Suhu yang hanya terdiri dari kerja dan tidur. Karena blog ini merupakan cerminan dari hidup Suhu yang sebenarnya, sangat mudah untuk mencermati apa yang terjadi. Suhu perlu bersenang-senang. Maka dari itu, tahun 2008 adalah tahun untuk bepergian.

Bisa ditilik dari cerita bersambung Catatan Perjalanan ke Pulau Dewata. Nampaknya memang pekerjaan Suhu terlalu berat seperti yang sudah diceritakan di seri bersambung You are not Alone. Tapi, acapkali kita selalu bisa menghadapi tekanan dari luar dan bertahan menghadapi masalah yang ada. Mungkin itu pula sebabnya Suhu hendak menge-share apa yang dilakukan Suhu untuk memperoleh sesuap nasi, dalam seri Edukasi Mandor.

Mendekati ke penghujung tahun, Suhu mencari waktu yang tepat untuk melarikan diri setelah salah ngecor tiga lantai bekerja tanpa istirahat sepanjang tahun. Refreshing ke luar negeri adalah salah satu agenda tahun 2008 yang cukup berkesan dan dapat dilihat di Destination Hongkong. Karena jumlah pekerjaan yang meningkat di akhir tahun, akhirnya cerita bersambung Destination Hongkong pun tersendat-sendat update nya.

Tapi jangan khawatir sobat muda di mana pun anda berada, masih bersama saya Panda Tambun yang akan menghibur anda. Di akhir tahun ini, percayalah karena saya masih mencoba untuk percaya, bahwa tahun depan akan lebih baik. Postingan akan semakin sering dan kualitas akan semakin membaik. Baik kualitas tulisan Suhu maupun kualitas gaji mandor PT Bangun Subangkit. Amin. Aplus.

Demikian napak tilas postingan blog dalam setahun terakhir beserta rangkuman judul-judul publikasi cerita bersambung Suhu. Dan untuk apdet kisah hidup sementara ini yang belum sempat ditulis [dipertimbangkan untuk judul cerita bersambung selanjutnya atau hanya untuk ditulis biar tidak lupa untuk diceritakan ke anak cucu]:

- Menemukan musuh besar di lapangan pekerjaan yang membuat mandor sadar, bahwa arsitek is not so bad afterall. Ibarat Power Ranger mengira bahwa Goldar adalah musuh besar mereka dan tiba-tiba mereka jumpa dengan Rita Repulsa. Masih belum terpikir judulnya, kemungkinan besar Suhu akan menceritakan perjuangannya menciptakan mesin waktu. Masih dalam tahap draft, kisah ini kemungkinan akan berjudul The Time Machine.

- Catatan perjalanan ke kota judi Genting, Malaysia. Sesuai dengan kekuatan pedoman Suhu 'lebih baik miskin karena judi daripada judi karena miskin'. Apa yang ada di Genting? Dilanjutkan dengan perjalanan ke Kuala Lumpur Malaysia. Apa yang terjadi di Kuala Lumpur? Nantikan di seri berikutnya, "Malaysia: Truly Asia?".

- Napak tilas perjalanan magang seorang mahasiswa Ninja Turtles University yang berlangsung sekitar tiga tahun silam. Proyek yang dikerjaan mahasiswa itu akhirnya selesai dan dibuka tanggal 11 November 2008. Megastruktur yang dihitung oleh mahasiswa belum lulus itu akan diuji di hadapan jutaan umat manusia pada Countdown Singapore 2008. Ya, penulis blog ini kebetulan adalah mantan mahasiswa teknik sipil yang menghitung kekuatan beton prategang yang menyangga Marina Bridge, sebuah platform fenomenal bagian dari Marina Barrage. Mungkin tidak akan di-publish dalam waktu dekat, karena Suhu ingin menceritakannya secara mendetil dan serius disertai dengan beberapa foto ilustrasi dan penjelasan teknik. Untuk dijadikan artikel attachment resume sekalian. Kalau tidak ada perubahan rencana, judulnya nanti Engineering Marvel.

- Sempat terpikir untuk mengulas topik lebih serius seperti NPWP dan Pemilu 2009. Tapi akhirnya membatalkan niatan karena blog ini lebih baik apa adanya saja. Lagian di zaman seperti ini menyuarakan kejujuran bisa berakibat ancaman masa depan. Anyway, Suhu masih tetap Warga Negara Indonesia yang menurut UUD 45 pasal 6 tidak bisa jadi Presiden. Paling tidak sampai Suhu terpaksa melarikan diri dan menjual kewarganegaraan. Mungkin ke negara kecil ini, mungkin juga ke negara lain. Suhu masih nasionalis, cinta negara Indonesia, yang dulu. Bukan yang brutally menaikkan fiskal tax yang padahal beberapa bulan lalu sempat dirumorkan akan hilang sama sekali.

Yah itu saja dari Suhu sebagai posting penutup tahun.

Greetings of the seasons, readers! Selamat natal bagi yang merayakan dan selamat tahun baru bagi yang merayakan. Untuk beberapa orang masih bekerja di saat tanggalan merah dan orang lain berpesta pora, relax dude, you are not alone.

Suhu,
mandor super sibuk merangkap blogger super ngantuk.

Friday, December 26, 2008

Cute: Ugly but Adorable Edible

Berikut adalah salah satu cuplikan percakapan Suhu dengan salah seorang teman seorang kawan [menurut Friendster, 2nd degree friend].

Latar belakang masalah: Teman seorang kawan ini, sebut saja namanya Ani. Ani hendak membawa anjing pulang ke rumah. Tetapi masalahnya, sebagai makhluk sosial manusia Pancasila, masalah membawa hewan peliharaan masuk ke rumah harus melalui musyawarah untuk mufakat sesuai dengan hukum yang berlaku [Machstaat]. Atau dengan hukum rimba, yang kuat menindas yang lemah.

Teman serumah Ani, sebut saja namanya Megy. Megy mempunyai afiniti negatif terhadap anjing. Entah apa sebabnya. Hal-hal anti-anjing ini bisa disebabkan banyak hal. Bisa karena phobia, bisa karena trauma, dan dalam beberapa kasus bisa juga karena agama. Tapi untuk Megy, alasan utama adalah alasan higienis.

Memang kebanyakan hewan peliharaan datang bersama penyakit. Memelihara hewan kecil berbulu [marmut, hamster, dan tikus putih misalnya] bisa berakibat pada masalah saluran pernafasan terutama jika hewan ini masuk lubang hidung. Maka hewan-hewan ini kurang cocok dipelihara oleh orang-orang yang rentan dengan masalah kesehatan yang berhubungan dengan pernafasan. Misalnya asma, sesak nafas, dan kentut berlebihan [tidak baik untuk pernafasan hamster].

Lain halnya dengan memelihara hewan sedang berbulu [biasanya kucing dan anjing, meskipun serigala dan lutung juga termasuk kategori ini]. Masuknya hewan sedang berbulu, biasanya tidak sendiri. Mereka datang sepaket dengan kutu-kutuan. Dan untuk beberapa orang, kehadiran mereka bisa memancing alergi yang menyebabkan kulit bentol-bentol secara biadab. Oh iya, air liur anjing juga bermasalah, najis. Nggak cuma anjing, air liur manusia juga kalau berkeliaran bisa bikin masalah.

Nampaknya memang size does matter. Setelah hewan kecil berbulu dan hewan sedang berbulu, kita tahu skala masalah yang kita dapat sebanding dengan ukuran hewannya. Bisa dibayangkan itu pula sebabnya sangat sedikit orang yang memelihara hewan besar berbulu [Singa, Gorila, dan Yeti]. Teman-teman Suhu juga jarang yang memiliki hewan peliharaan. Kecuali tgwinmg tentunya, memelihara Panda.

Tetapi meskipun dengan begitu banyak kendala memiliki hewan peliharaan, buktinya masih banyak saja manusia yang hidup berdampingan dengan binatang. Bahkan anjing sering disebut-sebut Man's Best Friend. Suhu sendiri secara pribadi sebagai a man lebih prefer untuk berteman dengan another (hu)man. Banyak alasan orang memelihara anjing. Mulai dari kemanan, teman kesepian, atau untuk hidangan makan.

Berikut adalah cuplikan chatlogs Suhu:

mandorjagoan: ya bukan begitu ni, tapi kan emang orang punya pendapat beda beda.
anidoglover: kamu suka anjing ga hu?
mandorjagoan: aku suka anjing
mandorjagoan: bakar
anidoglover: iya kan anjing itu paling cocok buat dijadikan peliharaan
anidoglover: maksudmu bakar
mandorjagoan: aku ga suka anjing
mandorjagoan: yang hidup
mandorjagoan: suka yang di sate

*hening sejenak*

anidoglover: KEJIIIII!!!!!!!!!!!!!!!!
anidoglover: PEMBUNUH!!
anidoglover: KEJAM KAMU HU
mandorjagoan: oh
mandorjagoan: aku ga mbunuh
mandorjagoan: cuma makan
mandorjagoan: yang bunuh orang lain
anidoglover: tetep aja
anidoglover: kan kasian
anidoglover: anjing kan lucu
mandorjagoan: lho ni
mandorjagoan: emang sejak kapan kamu vegetarian?
anidoglover: aku ga vegetarian hu
mandorjagoan: KEJIIIIII!!!!!!!!!
mandorjagoan: PEMBUNUH!!!
mandorjagoan: KEJAM KAMU NI!!!!!

ani has just signed off.

Suhu,
babi kan lucu.

Thursday, December 25, 2008

Hongkong Snacks: The Taste Beyond Your Sky

Kalau di posting yang lalu kita membahas makanan sehat yagn selayaknya dimakan tiga kali sehari. Kali ini kita akan membahas kudapan alias snack yang sewajarnya disantap sepanjang hari.

Membahas makanan yang ada di Hongkong, sebenarnya kita bisa mengklasifikasikan makanan ke dua golongan besar. Yaitu adalah makanan enak, dan makanan sangat enak. Makanan yang enak, seperti telah dibahas di posting perjalanan Hongkong sebelumnya, sangat menggoyang lidah dan menggugah selera. Tapi hanya ada satu masalahnya. Porsi.

Bagi kaum Hawa, porsi makanan di Hongkong ini biasanya agak sedikit terlalu banyak untuk dicerna. Bagi kaum Adam, porsinya banyak tapi sah-sah saja. Sedangkan bagi kaum Panda, porsi tidak pernah menjadi masalah. Tapi itu dia pokok permasalahannya. Apapun yang terlalu banyak itu selalu tidak baik. Demikian pula dengan makanan enak di Hongkong. Mengingat apa yang selalu dikatakan ayah, saat Suhu masih berusia dini.

Makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang.


Nampaknya umat manusia di Hongkong juga tau pemeo ini, dan mereka menciptakan solusi untuk berhenti sebelum kenyang. Snacks. Kudapan. Camilan. Luar biasa.

Camilan pertama perjalanan dari Singapore ke Hongkong, kita dapatkan dari pesawat. Iya, kami naik Singapore Airlines karena kami orang cina berduit ada promo dan harganya lebih murah dari Jetstar.


Cake dari Singapore Airlines. Memang beda ya budget airlines sama airlines bermutu.

Cake ini menjadi teman terbang kami selama sekitar tiga jam. Di pesawat kami menonton film Meet Dave dan Get Smart, juga beberapa iklan Singapore Airlines yang menurut kami kurang efektif. Sebaiknya iklan Singapore Airlines ditujukan pada orang-orang yang masih bisa memilih antara Singapore Airlines dan tidak. Bukan orang-orang yang sudah terikat sabuk pengaman kursi pesawat.

"Ah nggak enak deh pesawat ini ... mbak pramugari, bisa pinjam parasut? Saya mau turun." adalah salah satu kalimat yang belum pernah terdengar di sejarah civil aviation.

Cake yang disediakan oleh Singapore Airlines rasanya enak. Dan ini sama sekali nggak ada hubungannya dengan fakta bahwa cake ini disajikan oleh pramugari yang sudah keliling dunia. Seandainya saja, kami tidak melakukan kesalahan kecil itu, pasti rasa enak cake ini masih kami ingat. Tapi apa boleh buat, kami melakukan sebuah kesalahan kecil yang membuat kami melupakan rasa cake itu. Kesalahan kecil. Kami mendarat di Hongkong.

WARNING! Not for the faint-hearted. Beberapa makanan berikut mengandung babi. Sisanya mengandung alkohol. Atau apapun isinya, yang pasti bisa membuat kamu high.

Sajian #1 : Sabu-sabu. Sarapan Bubur.

Makanan berikut ini, mungkin sudah wajar di mata kalian. Bubur. Tapi jangan salah. Bubur sendiri ada berbagai macam. Mulai dari Teochew Porridge, Damizhou, sampai bubur porsi kuli kantin satu stallnya namanya Best Porridge kalau beli di sana titip salam buat auntie nya dari Suhu forever frenzzz metallica yeah salah satu versi bubur di Hongkong yang tampak di foto ini.

Namanya, maaf, Sampan Cok. Beneran namanya itu, tidak dibuat-buat. Orang setempat menyebutnya Tang Chai Chook alias Bubur Sampan. Bermula di salah satu daerah di Cina di mana para penjual buburnya menjajakan bubur dari atas sampan, resep bubur ikan ini bertahun-tahun diturunkan ke anak cucu nya yang menjadi Cina perantauan. Berbekalkan resep dari leluhur mereka membuka kedai bubur, dan memuaskan lara dahaga sesama cinta perantauan akan rindu pada citarasa kampung halaman.

Satu seruputan Sampan Cok, lidahmu akan mengirimmu kembali ke beberapa zaman silam. Di mana para engkoh-engkoh cina kurus bertelanjang dada mengarahkan sampannya menghindari sampan penjual lain sambil berusaha menyeimbangkan mangkok kecil berisi bubur ikan. Ya, rasanya seenak itu. Bisa membuatmu berhalusinasi. High-nya setinggi itu.

Untungnya bepergian bersama pacar adalah para wanita tidak bisa makan terlalu banyak dan kita mendapat jatah lebih banyak kita bisa memesan beberapa jenis makanan untuk kemudian di-share. Karena di Asia, dinilai agak kurang sopan kalau ngajak nge-share sama orang meja sebelah yang baru ketemu lima menit yang lalu. Di mana yang nggak?

Sajian #2: Namanya pakai bahasa piktograf. Kami bukan bermaksud merahasiakannya, tapi kami memang tidak tahu.

Barusan adalah paragraf pembuka yang akan mengantarkan kita ke sajian selanjutnya. Karena bubur bukanlah hidangan normal untuk porsi dua orang dewasa, kami membeli snack lain. Yang ini harganya 12 HKD tapi aku lupa namanya apa. Karena namanya berupa sandi gores. Jangan khawatir, meskipun tidak tahu namanya, Suhu dan tgwinmg tahu pasti kalau kita sedang membicarakannya. Karena kami memberinya nama sendiri. Makanan ini kami sebut. Paradise.

Lapisan putih yang kalian lihat di foto itu terbuat dari beras. Rasanya seperti nasi, lontong, ketupat, dan handai taulannya. Karbohidrat murni. Saat kamu gigit. Lumer di lidah. Lalu perlahan keluar rasa manis yang lembut. Seperti kalau kamu ngemut tiga butir nasi selama lebih dari lima menit. Oh oke, buat yang gak tahu rasanya, silakan dicoba habis ini. Tapi prosesnya jauh lebih cepat daripada ngemut nasi selama lima menit.

Rasanya yang subtle mengizinkan kita untuk lebih ingin tahu, apa yang terjadi kalau gigitan kedua kita lebih besar. Ternyata rasa manisnya tidak bertambah. Tidak menjadi terlalu jenuh di lidah. Mengundang rasa ingin tahu. Kalau kulitnya saja seenak ini. Apa kira-kira isinya. tgwinmg memberanikan diri untuk mencobanya terlebih dahulu. tgwinmg terdiam selama beberapa detik. Tidak menjawab pertanyaan Suhu tentang bagaimana rasanya.

Suhu menyusul untuk mencoba. Sebuah reaksi yang sangat aneh mengingat biasanya orang cenderung panik dan curiga kalau kalau lawan bicaranya keracunan. Tapi Suhu bukan orang biasa, dan dia sudah terlanjur menggigitnya. Terjadi sensasi luar biasa di dalam mulutnya. Cairan berwarna merah itu mengalir di antara sela-sela giginya. Inikah rahasia yang dibalut oleh selaput karbohidrat yang murni tanpa noda.

Charsiew.

Jenius. Dagingnya tidak terlalu keras, empuknya merata di seluruh bagian, menunjukkan kalau sebelumnya sudah dimandi uap layaknya presto, bukan dipukuli palu daging secara brutal. Saat digigit intisari minyak babinya menyeruak ke semua tonsil indra perasa, mengalir deras ke tonsil faring, dan menggelitik epiglotis. Dan dalam sekejab liputan wisata kuliner menjadi diktat Biologi.

Apa itu yang di sebelahnya. Cairan hitam itu masih misterius sampai sekarang. Bayangkan rasa nikmat charsiew dibungkus macam lumpia tebal. Katakanlah rasa enaknya, dalam skala satu sampai sepuluh, ya kira-kira sembilan belas delapan setengah. Setelah dicelupkan cairan hitam misterius ini, nilainya menjadi tigapuluhtujuh. Bukan kecap asin, bukan tauco, bukan cuka, dan bukan kecap manis. Berdasarkan deduksi kami berdua dari efeknya. Dugaan sementara kami, minyak mariyuana.

Kami tahu apa pertanyaan para pembaca yang penuh rasa ingin tahu. Apa yang ada di sebelah makanan dewata itu. Sudah kami bilang, cairan hitam itu kami tidak tahu. Oh sebelahnya? Heran, kalian koq bisa lihat. Padahal sudah kututup-tutupi. Oke, untuk beberapa pembaca yang kurang lapar dan tidak bisa melihat. Suhu berikan foto yang mencakup makanan dewata bersama temannya.

Makanan dewata tidak datang sendirian. Sajian #3: Bakcang

Bakcang ini sebenarnya cukup umum di Indonesia. Makanan tradisional orang Cina yang kaya akan sejarah. Bakcang pertama sebenarnya dibuat bukan untuk manusia. Tapi untuk ikan-ikan. Alkisah Qu Yuan yang dicintai masyarakat mati bunuh diri loncat ke sungai Mi Luo. Agar ikan-ikan tidak makan jasadnya, masyarakat melempar bakcang ke dalam sungai. Begitulah sejarahnya. Tapi manusia modern semakin pandai. Mereka tahu jazad manusia pada akhirnya akan mengapung kalau masih tersisa setelah dimakan ikan-ikan karnivora. Dan mereka tahu kalau ikan-ikan karnivora jelas lebih suka daging lima puluh kilo daripada lemper buatan orang sipit. Maka akhirnya makanan ini tidak lagi mereka buang ke air, tapi dimakan sendiri.

Sajian #4: Herbal Chicken

Mungkin waktu kalian lihat fotonya, reaksi pertama kalian adalah Edan, gigi Suhu koq ga rata banget ya? Itu ayam??? Oke. Meskipun Suhu tidak bisa baca tulisannya. Tapi Suhu jelas secara mental dan spiritual bahwa itu ayam. Sebelum menjelma menjadi makanan enak, ayam ini sempat jacuzzi di kolam ginseng dan lulur TOGA [tanaman obat keluarga, bukan baju badut yang dipakai sarjana] di Spa Tataboga. Meskipun Suhu tahu dalam benak kalian ada yang bertanya-tanya "Sejak kapan Half Chicken masuk kategori cemilan?". Anyway, ayamnya rasanya seperti ayam kampung Bu Sri di Pandaan [Ini nama tempat, beneran ada, bukan dibuat-buat biar kedengeran seperti kampung halaman Panda Tambun].

Kalau kamu sempat mencoba ayam kampung Bu Sri [di Pandaan, bukan di Hongkong], jangan sisihkan kulitnya. Aku tahu beberapa orang menyisakan kulit ayam karena menurut majalah-majalah kurang sehat dan bisa mengurangi usia di dunia. Tapi jangan lewatkan kulit ayam Bu Sri, karena eh karena, menurut Suhu terlalu enak untuk dilewatkan. Peduli setan nggak sehat, hidup cuma sekali kulit ayam tidak dibawa mati. Kalau memang benar kulit ayam segitu tidak sehat, tentu kita sudah melihat "Peringatan Pemerintah: Ngemil kulit ayam dapat menyebabkan gangguan kehamilan dan kesehatan janin" di mana-mana. Tapi nyatanya, Matos hypermart masih menjual kulit ayam goreng per 100 gram. Iya, dari kasir 15 lurus belok kiri, bu.

Sajian #5: Kerupuk (kulit) ikan

Bicara tentang kulit, bagaimana dengan kulit ikan? Ada yang suka kulit ikan? Pernah makan ikan goreng pakai tangan? Kalau megang kulit ikan goreng secara langsung dengan tangan, ujung jari bisa berwarna keperak-perakan kaya protein. Pernah beli krupuk ikan di Singapore? Yang sebungkus dua dolar satu sisi plastik transparan satu sisi grenjeng warna perak? Iya, yang amis itu. Yang di Hongkong, rasanya tetap seperti ikan, tapi minyaknya tidak berlebihan, baunya tidak amis, renyah di lidah tapi tidak terlalu keras untuk digigit.

Kerupuk ikan bersama fishball beehoon

Benar-benar pasangan sejati untuk makanan berkuah panas seperti fishball beehoon. Meskipun belum dicoba secara pribadi, tapi rasanya cocok juga dimakan bersama bubur. Seperti pengganti cakwe [gorengan panjang-panjang yang dijual berpasangan]. Memang dalam masalah kuliner bukan hanya rasa makanan individual yang penting. Kombinasi dengan makanan lain juga penting untuk mencapai rasa yang maksimal.


Sajian #6: Western Food

Satu yang jangan kamu coba saat pergi ke negara-negara di Asia. Jangan berlagak bule. Kami mencoba Western Food bukan atas dasar ingin sok bule. Tapi karena kami ingin memberikan ulasan secara meluas tentang berbagai macam masakan di Hongkong, baik oriental maupun kanibal kontinental. Salah satu alasan lain, Western Food ini letaknya di bawah penginapan kami dan kami bangun kesiangan buat cari tempat sarapan. Seperti yang bisa kalian lihat di foto, kami memesan Macaroni [makanan yang selama ini aku kira namanya Macarena] dan sliced ham. Ditemani dengan sandwich dan telur. Sarapan gaya bule di negara yang mayoritas umat penduduknya ngomong bahasa unggas.

Western Beverages hee hee hee *hiks* heee ...

Ngomong tentang orang Barat belum lengkap tanpa minuman beralkohol yang bernama Bir. Bahkan di beberapa tempat di Eropa, harga bir lebih murah daripada air mineral. Di Hongkong, harganya lebih murah daripada harga di Singapore. Orang suka mminum bir, dikurung di Singapore bertahun-tahun, dilepas di Hongkong, harga bir lebih murah daripada di Singapore. Hasilnya? Do the math.

Corona botol di Hongkong harganya kayak Tiger kaleng di Singapore

Sudah bukan rahasia kalau Suhu makan babi dan minum-minuman memabukkan secara teratur dan berkala. Tidak pernah mendapat souvenir dari Coca-cola atau gantungan kunci dari minuman isotonik berkarbonasi. Tapi tersebar di seluruh penjuru kamar adalah bantalan kursi berlogo Carlsberg, kartu poker bergambar Tiger, payung berlogo Heineken dan Tshirt dengan logo bir Bintang. Hongkong, mungkin benar-benar tempat wisata kuliner ideal untuk Suhu. Sebuah tempat di mana kita bisa mengeksploitasi kenikmatan duniawi.

Ibarat makan cakwe ditemani tenggakan bir.

Tentu saja, selama kita tidak menutup diri sendiri terhadap petualangan. Berani berbeda. Berani mencoba sesuatu yang lebih. Misalnya mengkombinasikan adat barat dan Timur. Ibarat makan cakwe ditemani tenggakan bir.

Suhu,
hee hee *hiks* hee .... *sempoyongan*

Wednesday, December 03, 2008

Mandor Tanpa Waktu dan Janji Janji Palsu

Setelah berjanji mengapdet blog ini pada mantan guru teka, Suhu masih belum juga menemukan waktu untuk melanjutkan kisah perjalanan ke Hongkong. Bahkan sampai saat ini, proses mengupload foto juga masih belum selesai. Maklum, foto Disneyland dan Ocean Park jumlahnya sekitar tiga ratus trilyun dua ratus lebih.

A lot of things happened recently.

Awal bulan November ini, menejerku mengambil urgent leave karena ibunya masuk rumah sakit. Lalu mengambil annual leave karena ibunya dirawat di rumah sakit. Lalu mengambil compassionate leave karena ibunya meninggal. Otomatis pekerjaan menejer juga tumpah ke tangan mandor. Bagi yang kurang jelas, silakan baca buku IPA kelas 5 eSDe tentang rantai makanan.

Sangat beruntung pada saat itu, asisten Mandor yang satu, Martin, pergi ke Filipin untuk cuti tahunan. Asisten Mandor yang satunya, Tantan, otomatis merangkap pekerjaan dua asisten Mandor. Sementara rekan engineer yang mengurus services seperti electrical dan plumbing works, Calvin, mendadak harus pergi ke Malaysia karena adiknya ditangkap polisi di Kuala Lumpur dan dipenjara. Oh, aku sudah bilang belum, kepala suku Bangla sakit keras.

Terhitung tanggal 13 November 2008, masa ujian di SLTP Sukamaju sudah usai. Berarti anak-anak SLTP Sukamaju libur. Berarti pekerja-pekerja PT Bangun Subangkit mengambil kekuasaan dan sepak terjang kami akan berkumandang sampai tanggal 2 Januari 2009. Bingung? Artinya, tidak ada libur dari tanggal 14 November sampai 1 Januari. Iya, aku tabah dan tegar. Lagipula ini bukan pertama kalinya.

Itu juga salah satu sebab Suhu tidak bisa melanjutkan cerita tentang makanan-makanan enak. Lho? Tapi koq ada waktu nulis ini? Ya, semuanya itu tergantung mood. Kalau moodnya lagi hepi, bisa nulis tentang kisah perjalanan yang hepi-hepi. Kalau moodnya lagi seperti ini. Mood seperti apa?

Oke. Untuk memperburuk masalah. Mari kita simak berita ini. Tenang. Ini bukan site Suhu. Tapi mengingat kecenderungan Departemen Tenaga Kerja negara kecil ini, tentu kita sudah tahu apa yang akan terjadi. Oh, kecelakaan di proyek sekolahan. Untuk mencegah terjadi kecelakaan yang sama, kita akan sweeping semua proyek sekolahan. Oh ya, Suhu sudah bilang kan, kalau proyek Suhu adalah mbangun sekolah?

Tak berapa lama kemudian, Channels News Asia memberitakan berita ini. Lalu Departemen Tenaga Kerja melihat. Oh, ada kecelakaan di Bukit Panjang. Oke, kita akan sweeping semua proyek di Bukit Panjang. Oh ya, proyek Suhu adalah sekolah di Bukit Panjang.

Dan Departemen Tenaga Kerja negara ini suka memberlakukan peraturan-peraturan yang kurang bisa dicerna akal sehat. Cerita mendetil tentang ini akan diposting di lain waktu, kemungkinan besar setelah Suhu menjadi warga negara Amerika Serikat dan tidak lagi membutuhkan izin tinggal di sini.

Ibaratnya seorang guru melakukan razia narkoba di sekolah, lalu menemukan VCD porno dan contekan di tas seorang siswa. Begitu pula Departemen Tenaga Kerja melakukan penggerebekan di site-site kami. Kecelakaan di site lain, kami punya kesamaan, baik lokasi maupun jenis pekerjaan. Kami digerebeg, lalu dipinalti karena kesalahan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kecelakaan tersebut di atas. Di mata hukum, sah. Yang buat hukum, mereka sendiri. Terus kita kapan menangnya?

Yang pasti, tidak mudah untuk seorang Mandor mengatasi semuanya sendiri. Tapi selalu ada jalan keluar dari masalah. Janji-janji palsu.

Jadi kapan kamu bisa menyelesaikan report ini?
By the end of today.
Kapan Calvin datang?
Tomorrow.
Bisa bantu bikin ini buat sekolah nggak?
Can, I will arrange it.
kapan update blog, Hu?
weekend deh.

Suhu,
mandor dengan janji-janji palsu.