Monday, September 29, 2008

Pamit

Setelah menahan rasa keinginan duniawi yang tinggi selama ini. Tiba saatnya Suhu merayakan kemenangan besar. Pada beberapa hari ke depan, Suhu akan meninggalkan secuil pulau ini. Sama seperti umat muslim seluruh Indonesia, adat tradisi mudik masih terlekat di jati diri Suhu.

Oleh karena itu, Suhu akan kembali ke tanah kelahirannya.



Next Post: Destination Hongkong.

Leingo sap 'emchoy ngailei 'em kouleng kisah di balik hutan bambu dot blogspot dot kom. [Saksikan kelanjutannya, hanya di kisah di balik hutan bambu dot blogspot dot kom.]

Semua artikel berkaitan dengan petualangan ke Hongkong akan dipublish dwibahasa secara simultan di blog Andreas Lee. Pembaca bisa melanjutkan membaca di sini untuk bahasa indonesia, atau di blog Andreas Lee untuk Cantonese.

Geh ngoi si ngo har doi Hongkong lei sap choy mo mo sek chim soi lor nay Andreas Lee lei blog wor.

Suhu,
tow chey.

Saturday, September 27, 2008

Beberapa Berita Terkini

Sebuah negara yang tidak punya sumber daya alam, tidak cukup sumber daya manusia, tapi masih mau berjuang untuk dikenal dunia. Maaf, cara mendeskripsikan nya memang agak terdengar brutally honest. Segala cara akan dihalalkan oleh pemerintah agar Singapore menoreh noktah pada sejarah dunia.

Sebenarnya, pemerintah Singapore adalah kumpulan para wakil rakyat yang cerdik cendekia. Mereka tahu jelas kekurangan negara ini. Dan mereka mencoba men-tackle nya satu persatu. One at a time.

Permasalahan: Kekurangan sumber daya alam.
Solusi: Beli dari negara tetangga. Duit bisa dicari. Gak ada duit bisa mencuri.

Permasalahan: Kekurangan sumber daya manusia.
Solusi: Tingkatkan produksi Sumber Daya Manusia. Jika tidak cukup, beli dari negara tetangga.

Kalau kalian mendengarkan pidato nasional Perdana Menteri Singapore, kalian tentu tahu bahwa sekarang pemerintah sedang menggalakkan peningkatan populasi. Cara yang diimplementasikan cukup kontroversial. Yaitu wamil (alias wajib hamil).

Salah satu penyebab wanita Singapore jarang yang hamil adalah karena pria pria sini impoten mereka takut karir mereka terganggu oleh kehadiran si perut buncit. Mengambil cuti hamil selama beberapa bulan dengan alasan hamil. Ya jelas, sangat susah mengambil cuti hamil dengan alasan berlibur ke Namibia. Hal ini akan menyebabkan kesulitan bagi tanjakan karir mereka untuk mendaki tangga kesuksesan karena mereka kegendutan. Mereka takut, saat mereka pergi, perusahaan telah melatih orang untuk menggantikan mereka. Saat mereka siap untuk kembali, perusahaan tidak membutuhkan mereka lagi.

Tentu selalu ada solusi untuk permasalahan semacam ini. Cara paling mudah adalah menghamili staff pengganti mereka agar terpaksa cuti hamil memberikan jaminan pasti pada para staff bahwa selalu ada tempat untuk mereka saat kembali. Kenapa tidak? Bagi yang wamil (wajib militer, bukan wajib hamil), every now and then masih dipanggil ke barak kembali untuk re-servis secara random. Dan bisa memakan waktu beberapa minggu. Kalau perusahaan masih bisa 'menyisakan' tempat untuk mereka, kenapa tidak untuk kaum hawa buncit?

Dari pidato yang disiarkan di stasiun televisi nasional, kita beranjak ke media cetak.

Akhir-akhir ini, di surat kabar dan media massa. Setelah gempar Olimpiade di Beijing yang sudah menyurut. Mata para pembaca dan peminat olahraga berpindah fokus ke kebut-kebutan mahal. Formula 1. Silakan baca koran lokal secara random kalau tidak percaya. Selain Tamil Express, kemarin dicek masih membahas kemenangan Lijiawei dkk.

Sementara Headline koran diisi dengan kondisi finansial beberapa perusahaan yang semakin terpuruk, suplemen bagian olahraga selalu dipenuhi dengan informasi-informasi menarik tentang balapan mobil mahal malam-malam, Formula 1. Kecuali Tamil Express, yang dengan trengginas melaporkan kejuaraan kriket internasional. Semifinal Nepal lawan Pakistan berlangsung seri selama enam puluh tujuh tahun terakhir.

Kini terdengar banyak pembicaraan orang-orang yang membahas tentang Formula 1. Yang dulunya tidak tertarik. Sekarang, entah karena terpaksa, jadi ikut-ikutan ngobrol tentang balapan biar tidak dianggap ketinggalan. Tentu saja ini adalah saat-saat yang monumental untuk negara seperti Singapore. Sebuah negara yang akan menghalalkan segala cara untuk menoreh noktah pada sejarah dunia.

Mulai dari iming-iming insentif kalau berhasil menggaet medali di Olimpiade sampai menggelar ajang First Night Race. Kalau diterjemahkan bebas menjadi Cepet-cepetan Malam Pertama. Hahaha terdengar seperti judul felem komedi dewasa.




Belum sempat umat manusia bergembira atas Cepet-cepetan Malam Pertama, berita bernuansa negatif kembali menyerang ke media massa. Susu dari Cina menggeparkan dunia kesehatan karena ditemukan mengandung melamine. Sejauh pengetahuan Suhu melamin itu adalah formaldehida yang bersifat termoplastis bahan pembuat piring dan mangkok.


Masih teringat ketika Suhu sangat banyak disiplin minum susu zaman tahun pertama kuliah, Mama sempat mengirim telegram. MNM SSU BATASI TTK TRLLU BNYK TDK BAIK TTK MNCRET TTKHBS. Oke, memang terdengar berlebihan. Suhu tidak hidup di zaman telegram. Yang ada juga Papa SMS dengan bahasa Indonesia yang lebih resmi dari SMS Presiden RI dan huruf besar semua seperti sms iklan dari eXeL. JANGAN MINUM SUSU TERLALU BANYAK, PENCERNAAN TERPENGARUH. SERING KE BELAKANG.

Selain bahaya mencret, kini susu mengandung melamine yang akan menyebabkan penyakit yang lebih kronis. Bisa dibayangkan mama-mama jangan sekarang akan menghimbau anak-anaknya. "Nak, jangan minum susu terlalu banyak, nanti kamu berak keluar mangkok." Ini sangat fenomenal. Meskipun menurut bentuk lambung, yang paling memungkinkan adalah berak vas bunga.

Berita mengenai susu Cina mengandung melamine, juga mempengaruhi imbas ekonomi dunia gemerlap. Penurunan omset pengusaha-pengusaha yang bersarang gadang di geylang lorong 12 dan 14, Hanya satu dari sekian banyak yang bisa kita telisik. Penyebabnya tidak lain adalah ketakutan konsumen akan bahaya susu dari Cina. Meskipun pihak AVA telah meyakinkan bahwa susu dari Cina yang ada di pasaran Geylang aman untuk dikonsumsi, masyarakat tetap tidak mau ambil resiko. Akan tetapi, pihak menejemen berkilah bahwa surutnya pelanggan tidak menghembus pukulan besar ke stok marketnya. Karena susu dari Cina milik pengusaha Geylang, disimpan dalam wadah yang tahan lama dan dalam kemasan yang menarik.

Dari Singapura,
Suhu melaporkan.

Friday, September 26, 2008

Ulang Tahunku Tahun Ini

Ini memang bukan pertama kalinya ulang tahun dilewatkan dengan cara biasa seperti hari-hari sebelumnya. Kebanyakan ulang tahun ku di masa-masa jahiliyah sekolah dilalui dengan cara seperti ini. Tidur jam sembilan malam, bangun jam sembilan pagi hari berikutnya. Kebetulan hari itu adalah hari ulang tahun. Menerima beberapa ucapan. Life goes on.

Ini juga bukan pertama kalinya ulang tahun dirayakan. Sejak masuk NTU, ulang tahun Suhu hampir pasti selalu dirayakan. Mengingat kepopuleran Suhu, menimbang kemisteriusan Andreas Lee, dan keberingasan Apong, banyak yang menghadiri perayaan ulang tahun Suhu di kantin dua atas berbagai alasan yang berbeda. Mulai dari ingin ketemu Andreas Lee, penasaran akan siapakah tgwinmg, sampai dengan takut dibunuh Apong sungkan membuat Apong kecewa telah susah mengundang.

Tapi ini adalah pertama kalinya ulang tahun yang semula hendak dilewatkan, dirayakan.

Bingung?

Tak mengapa, kamu tidak sendiri.

Jadi ceritanya dimulai pada semalam sebelum hari-H, tanggal 25 September 2008. Suhu yang setengah berbincang-bincang dengan Davis di MSN. Mendadak terkapar tanpa sebab yang jelas. Sebenarnya penyebabnya cukup jelas. Ngecor tiga hari berturut-turut tanpa jeda bisa membuat ulang tahun tidak berarti.

Suhu menunggu balasan dari layar kaca yang tak kunjung tiba. Karena Davis meninggalkan pembicaraan untuk mengurus laundry. Terlihat tulisan TheFish is idle for 15 minutes. Suhu berpikir, mungkin sambil menunggu Davis ngelaundry, mungkin bisa bobo sebentar. Tidak berapa lama kemudian. Terjadi kejutan paling luar biasa dalam sejarah ulang tahun Suhu.

Pintu kamarku didobrak, dan dua orang berseragam polisi dan dua orang berseragam perawat masuk dengan tiba-tiba. Rupanya Davis mengkhawatirkan kondisi Suhu yang mendadak hilang dari MSN dan curiga Suhu melakukan tindakan-tindakan bodoh. Seperti bungee jumping dari lantai sembilan dengan ikatan di leher instead of di kaki. Ditunjang dengan faktor display message Suhu yang berbunyi 'Tingkat kesulitan pekerjaan mencapai Djantjok Koeadrat', Davis membuat solusi berani dengan melaporkannya ke neighbourhood police sebagai kasus bunuh diri.


Paragraf di atas benar-benar fiktif belaka.

Pukul dua belas tepat. Tengah malam. Pergantian hari dari tanggal 25 ke 26 September 2008. Arianto dan Bejo, flatmate Suhu, masuk sambil berteriak "HAPPY BESDE!!!" Sayang sekali, tak disangka tak dinyana, Suhu sudah terkapar dengan mulut berbusa dan bercumbu mesra dengan gulingnya.

Agenda lima belas menit ke depan diisi dengan acara kompetisi Bejo dan Arianto membangunkan Suhu. Direkam dengan digital camera Arianto. Diikuti dengan kejar-kejaran berdurasi tiga menit delapan detik di dalam flat, usaha Suhu melenyapkan rekaman maksiat tersebut. Dan ditutup dengan lenyapnya video berdurasi sekitar lima belas menit itu. Bersama dengan kamera yang bungee jumping dari lantai sembilan. Tanpa tali.

Lalu masuklah kami ke acara ulang tahun Suhu yang ke 23. Terima kasih teman-teman. Terutama untuk kamu yang di belakang sana yang barusan bilang "Astaga! Kukira 32!". Aku masih bisa mendengarmu dengan jelas. Mau bungee jumping bareng? Tandem gitu. *Sangu gunting*

Karena tiga bujang teknik [Bachelor of Engineering] ini kurang kreatif. Maka jadwal acara ulang tahun diambil dari template ulang tahun di NTU. Dimulai dengan Arianto nyanyi Happy Birthday diiringi Bejo main gitar. Diikuti dengan Bejo nyanyi Tiup Lilinnya [dengan nada Satu Nusa Satu Bangsa Panjang Umurnya kunci dasar F kres minor] diiringi Arianto main gitar. Lalu Suhu meniup lilin.

Mematikan lilin dengan meniup sudah biasa, kali ini kita hisap sampai mati



Mengingat kami bertiga besok masih harus kerja untuk menghidupi anak dan istri kami. Ya, aku bohong lagi, kami memang belum punya anak istri. Tapi kami tetap masih harus kerja besok. Suer, yang itu gak bohong. Mengingat kami bertiga masih harus bangun pagi. Acara dibuat sesingkat-singkatnya. Setelah tiup lilin, selingan guyon garing jakarta yang selalu muncul tiap acara ulang tahun NTU, dihapus total.

Chop chop wow



Dilanjutkan dengan potong kue. Ini sangat cepat. Dua pi radian. Tiga orang. seratus dua puluh derajad. Luar biasa mudah. Maka tahun ini first cake diberikan kepada.

....

...

..

.

Bejo.

Ini mantan rumet ku [kanan] yang beberapa kali diiklankan sebagai HiQuality Jomblo, sekarang suda punya pacar



Seperti tiap ulang tahun anak NTU, setelah memberikan first cake, harus ada alasannya. Alasannya adalah. Arianto pegang kamera.

Serah terima bahan makanan ke korban kelaparan di Panama



Lalu first cake diberikan kepada. Arianto. Alasannya adalah. Bejo pegang kamera. Dan itu bukan typo. First cake diberikan kepada Bejo dan Arianto. Karena, kalau kamu lihat dengan saksama. Cake pada dua foto tersebut, adalah cake yang sama.

Setelah memastikan bahwa semua hadirin mendapatkan cake. Pihak penyelenggara, Bejo. Pihak dokumentasi, Arianto. Dan pihak pelaksana, Suhu. Mohon diri. Memasukkan cake yang tersisa ke dalam kotak. Memasukkan kotak ke dalam kulkas. Dan memasukkan kulkas ke dalam topi. Ditarik keluar jadi kelinci. Lho koq malah jadi acara sulapan.

Terima kasih untuk semua partisipan acara ini. I would like to extend my gratitude untuk, in order of appearance:

tgwinmg, yang sudah nyiapin kado ultah seminggu sebelum aku dilahirkan hari-H. Nampaknya aku memang harus membiasakan diri dengan datang ke tempat temu janji lebih awal, menunggu check-in pesawat empat jam sebelum boarding pass dibuka, dan menerima kado ulang tahun seminggu sebelum aku sempat dilahirkan. Because, in this fast paced world, we're going to lose out if we move slow.

Davis, yang sudah manggil polisi.

Arianto dan Bejo, yang menyelenggarakan acara ultah dadakan. Dan melatih Suhu dengan kejutan/shock therapy agar tidak lebih mudah terkena heart attack di hari tua.

Cece, yang MSN met ultah.

Dika, yang gak mau gelarnya dicantumkan di undangan nikah.

Feny 26 September [dengan satu eN dan pake Ye], salah satu orang yang saat bilang "Happy Birthday" bisa menjawab dengan "You are welcome!".

Semua yang ngucapin ultah yang gak bisa disebut satu-persatu. Halah, gaya tok, koyok akeh-akeh o sing ngasi slamet.

Apong, sponsor busana. Baju kuning di foto adalah oleh-oleh dari Apong waktu dia wisata esek-esek kuliner ke Thailand. In order of appearance, karena baju ini baru dipake waktu mau difoto. Yang menjelaskan kenapa rekaman video itu maksiat. Suhu tidur telanjang. Dada.

Suhu,
pejuang serikat buruh untuk Happy Birthday Leave. Satu hari pertahun. Transferable if clashed with public Holiday.

Thursday, September 18, 2008

Seri Edukasi Mandor: Ngecor (Dan Lagi)

Seperti yang telah diberitakan oleh ramalan cuaca sejak tiga puluh tahun terakhir dan sampai tiga ratus ke depan. Cuaca di Bukitpanjang untuk besok adalah. Hot. Humid. Gerah.

Terlihat seekor Mandor menenggak tuak minuman berkarbonasi. Peluh menetes dari dahinya, darah mengalir deras dalam pembuluh darahnya. Sembilan pekerja yang sudah kelelahan hampir di ambang batas. Beberapa dari mereka mata tinggal putihnya. Inilah kerja di construction.

Dua orang memegang sekop. Terus menghajar beton cair itu dan melemparkannya ke wheelbarrow yang sudah mengantri. Lima wheelbarrow, masing-masing dipegang satu orang yang nafasnya sudah tersengal-sengal. Satu orang memegang vibrator dan memuaskan nafsu birahinya untuk mengaduk rata beton yang sedang dicor. Satu orang lagi memastikan agar trowel finish terbentuk sempurna.

Sembilan pekerja ditambah satu mandor. Bergelut dengan waktu. Semuanya gara-gara asisten Mandor yang salah order. Enam meter kubik beton grade 35. Padahal mandor sudah jelas-jelas menulis di mejanya. Tiga tambah tiga meter kubik beton grade 35.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa kapasitas molen pada umumnya adalah enam meter kubik, jika kita tidak specify dengan jelas, batching plant akan men-supply dengan seefisien mungkin. Efisien dalam artian jumlah trip paling sedikit. Yaitu tiap molen akan diisi sepenuh mungkin.

Tapi terkadang, orang-orang lapangan ini tidak siap menerima anugerah sejenis selusin molen datang bersamaan. Bahkan terkadang, jumlah pekerja yang siap ngecor hanya memungkinkan untuk ngecor setengah-molen-at-a-time. Pada saat-saat seperti ini, seorang mandor harus jelas dalam perencanaan. Tiga meter kubik. Selesai. Order lagi tiga meter kubik. Dalam jangka waktu kurang dari dua jam. Benul, untuk menghindari cold joint.

Jika order enam meter kubik sejak awal, maka cor-coran pada detik-detik terakhir akan sangat menyiksa. Karena sisa-sisa beton yang umurnya sudah dua jam itu, sudah mengeras.

Pak Mandor. Ini masi baru satu jam lima belas menit. Tapi kenapa betonnya sudah mengeras?
Ini bukan mengeras karena dua jam. Mengeras karena dua jam disebabkan oleh proses hidrasi. Ini namanya segregasi.
Segregasi? Apa itu?
Terpisahnya elemen-elemen beton karena penanganan yang kurang baik. Tadi saat molen datang, dan kita tuang ke penampungan sementara. Kamu lihat bahwa secara tidak langsung, batu jatuh duluan, pasir kemudian lalu baru air campur semen di bagian atas?
Ooo. Jadi ini bukan mengeras.
Bukan. Karena bagian atas tadi pasir dan air, serasa masih cair. Sebenarnya kerikil dan batu lainnya ada di bagian bawah. Karena segregation. Sekarang mereka mati-matian menyekop batunya. Ini namanya, kena batunya.
Tapi jangan khawatir, Pak Mandor. Sudah saya bereskan.


Mandor heran, karena menurut hematnya, tak ada cara untuk menyelesaikan proses segregasi yang sudah terlanjur dibiarkan sekitar satu jam. Segera Mandor jagoan itu bertanya pada asistennya, mengenai rahasia fenomena ilmu pengetahuan yang melebihi teori penciptaan manusia [oleh tuhan] dan teknik bedah tanpa bius [oleh apong].

Asisten Mandor berkata dengan senyumnya yang tanpa dosa. "Saya tambahkan air", ujarnya brilian. Setelah membuat mental note untuk memecat asisten ini dalam tempo sesingkat-singkatnja, dan memesankan tiket pulang ke Burma, agar mandor lain tidak perlu menerima cobaan seperti ini. Mandor cukup kebingungan.

Setelah batching plant selesai mengaduk adonannya, kita tidak boleh merubah komposisi adonannya. Dalam suatu adonan beton, berapa kandungan pasir, batu, air, dan semen menentukan kekuatannya. Tambah saja air bisa berarti ubah saja adonannya. Yang berarti juga mempengaruhi kekuatan beton tersebut setelah matang. Menambah air terlalu banyak bisa menyebabkan hasil menjadi terasa tawar dan anyep. Lho koq jadi panduan memasak bersama resep oke rudi?

Singkat kata singkat cerita, Mandor hari itu mengalami kasus Segregation yang cukup parah. Tapi tidak ada yang lebih parah dibanding kasus Wrong Mix. Kasus Wrong Mix ini menjadikan kredibilitas Mandor menjadi tidak berarti kurang berfaedah.

Apa yang harus kita lakukan jika terjadi Segregation?
Beton yang sudah mengalami segregation tidak selayaknya dipakai untuk struktur. Bagaimanapun juga, beton-beton ini tidak harus dimusnahkan. Karena untuk memusnahkan beton-beton ini perlu waktu dan tempat kami persilahkan yang cukup mengenaskan.

Untuk lebih mudah membayangkan, imajinasikan ada sebuah batu berukuran enam meter kubik. Ya, sekitar dua meter kali dua meter kali satu setengah meter, kalau pembaca mempunyai kesulitan aritmatika. Anda diberi palu. Hancurkan. Ya, mengenaskan bukan?

Yang harus dilakukan jika terjadi segregation adalah, mempersiapkan surat pengunduran diri dari posisi Mandor mencari tempat penampungan pembuangan beton. Jika tidak ada, buka kanvas besar-besar, dan tuang ke dalam. Jangan lupa tancapkan beberapa batang Baja berbentuk U terbalik ke beton yang masih basah. Agar setelah beton itu mengeras, mudah untuk diangkat dan dibuang. Kalau memungkinkan, beton ini bisa digunakan sebagai beton rabat.

Bagaimana dengan Wrong Mix? Apakah Mandor dengan kasus Wrong Mix masih bisa terselamatkan?
Tidak. Anda akan masuk neraka bersama tuyul. Dan Mbak Yul.

Istilah Wrong Mix sebenarnya sangat luas. Kebanyakan air juga disebut wrong mix. Komposisi ketukar antara kerikil dengan pasir juga disebut Wrong Mix. Batu tertukar dengan air disebut embisil juga disebut Wrong Mix. Oleh sebab itu, kasus-kasus seperti ini memerlukan judgement yang tepat daripada seorang Mandor. Secara Mandor tidak mengetahui kekuatan daripada beton Wrong Mix secara pasti, maka sampel perlu diambil dan ditest di lab untuk uji kekuatan tekan [Compression Test]. Ya, ini adalah contoh pemakaian 'secara' dan 'daripada' yang akan membuatmu tinggal kelas.

Mandor tidak tahu seberapa kuat beton yang telah dicor. Dan mengingat bahwa di struktur organisasi lapangan, Mandor persis setingkat di bawah Yang Kuasa. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada yang tahu seberapa kuat beton yang telah dicor. Hasil uji dari lab itu lah yang akan dipakai untuk mengasumsikan kekuatan beton. Tapi, kekuatan beton aslinya, siapa yang tahu? Karena, sekali lagi, tujuh dari sepuluh statistik memilih kotex penuh dengan ketidakjujuran.

---------------------------------------------------------------------

Ya, pembaca. Puwas? Puwas?



Gambar lab test disorot menjauh dan semakin memburam. Kamera kembali menyorot ke Pandor yang melompat-lompat menggelinjang girang. Kini, saatnya ... KUIS PEMIRSA!!!!

Pandor membuka amplop, lalu menyerahkan selembar kertas ke Bintang Tamu. Berwujud artis ibukotai. Pihak produser masih susah menentukan pilihan antara Tatadado atau Dorce. Suhu sebagai penasihat akan memberikan suara bulat uuntuk mengundang Cinta Laura pada premier Seri Edukasi Mandor.

Pandor memberikan soal Kuis Pemirsa pada Cinta Laura. Cinchya akan membacanya dengan logat natural.

Situasi lapangan, proses ngecyhor sedang berjalan. Suasyhana mendung dan tiba-tiba turun hujyhan, yang nampaknya tidak akan reda dalam dua jyham ke depan. Apa yang harus dilakukan Mandor? Apakah.
a) Melanjutkan ngecor untuk menghindari Cold Joint karena sampai dua jam ke depan hujan tidak akan reda.
b) Menghentikan ngecor untuk menghindari Wrong Mix karena water content yang naik akibat air hujan.
c) Menghentikan ngecor karena surface akan rusak akibat titik-titik air hujan.
d) Instropeksi atas segala kesalahan di masa lalu dan mencari dari mana karma buruk ini berasal, lalu mempersiapkan surat pengunduran diri.

Kirimkan jawabanchya ke alamat ini, ditunggu hingga hari selasyha depan. Buruan ya.

Aduhhh kasian sekhyali ya si Mandor. Ngechyor capek-capek. Mana hujan, bechyek, nggak ada ojhyek.

Siaran akan ditutup dengan Pandor bergandengan dengan Cinta Laura dan menceburkannya ke dalam beton cair melambaikan tangan ke arah kamera. Semua ini ditayangkan sebagai background tulisan berjalan bertuliskan Pengarah Acara, Penanggung Jawab, Pengisi Suara, Bintang Tamu, dst.

Pandor,
edisi Ngecor, Lagi, Dan Lagi. Tamat.

Tuesday, September 16, 2008

Seri Edukasi Mandor: Ngecor (Lagi)

Anak kecil itu menangis merengek-rengek. Ibundanya memaksa untuk tidur siang. "Tidur!", begitu perintahnya. Jelas saja si anak kecil itu tidak mau menurut. Dia menunggu acara tivi kesayangannya. Setelah menyerah pada perintah ibunda, dia berselimutkan quilt kesayangannya. Sayup-sayup dia mendengar deru mobil mamah keluar dari tempat parkir. Mungkin pergi arisan. It's showtime.

Mengendap-ngendap, dia keluar dari kamarnya. Bersekongkol dengan pembantunya, dia membuka kunci kamar papa mama nya. Bagi si kecil, asal si mbak bisa tutup mulut. Bagi si mbak, asal bisa numpang ng-AC di kamar juragan. Tapi bagi keduanya, it's show time: SERIIII EDU KASI MANDOORRR !!!

Nampak di layar kaca, Pandor melompat-lompat gembira dengan senandung ria. Di belakangnya diikuti anak-anak kecil dengan baju construction worker dan helm-helm kebesaran naik sepeda dan otopet dengan jalur yang acak dan secara ajaib tidak bertabrakan. Pandor melambai-lambaikan tangan seolah sesak nafas di dalam kostum.

"Jumpa lagi di Seri Edukasi Mandor, adik-adik sekalian."

"Semuanya masih ingat apa yang diajarkan di episode lalu? Baik. Pintarrr. Ngecor! Mari kita semua menyanyi dan menari bersama. Ayo, dalam hitungan ketiga kita mulai, lagu yang sudah kita latih bersama-sama."

Menara sangat tinggi, apa fondasinya?
Jembatan sangat panjang, gimana bikinnya?
Dinding yang sangat kuat, apa rahasianya?
Begitu banyak tanya, hanya ngecor jawabnya.

Tanah lembek dicor, jadi batal longsor.
Atap rumah dicor, jadi batal bocor.
Marilah mengecor, jangan takut kotor.
Ngecor, ngecor, diawasi mandor.


Kenapa ngecor perlu mandor? Untuk menghindari Cold Joint. Benul. Seperti yang telah kita bahas di pelajaran sebelumnya, Cold Joint adalah sesuatu yang sangat kejam.

Jika Cold Joint terjadi dan Mandor tidak sempat melakukan tindakan preventif (mencegah cold joint) ataupun alternatif (menusukkan batang baja ke potential crack line). Jika. Dan hanya jika. Hal itu terjadi. Maka ngecor babak satu dianggap gagal. Yang berarti sebongkah batu bervolume enam meter kubik, dan bernilai sekitar setengah bulan gaji itu, terbuang.

Tapi untungnya, interval kedatangan molen biasanya berlangsung mulus untuk kawula Singapura yang notabene sangat kiasu. Lantas, apa peran penting Mandor kalau begitu. Tentu saja masalah yang timbul saat ngecor bukan hanya Cold Joint. Ada juga masalah-masalah penting seperti Mandor lapar Spoilt Surface dan Segregation.

Apa itu Spoilt Surface?
Ngecor, berarti menuangkan adonan beton cair ke sebuah wadah yang nantinya akan menjadi bentuk struktur. Permukaan struktur itu yang kita sebut surface, atau dalam istilah arsitektur, sering disebut Finishes. Berbagai macam finishes yang pernah kita jumpai dalam hidup sehari-hari. Plesteran, biasanya kita jumpai untuk koridor. Ubin, bahasa kerennya Floor Tiles, untuk dalam ruangan. Bisa juga parket ataupun rubber floor, atau mungkin karpet menyeluruh. Ataupun Smooth Concrete Finishes yang berarti setelah ngecor, tidak ada lapisan tambahan lagi.

Sebagai seseorang dengan visi jauh ke depan, kita harus mempersiapkan hasil cor-coran kita untuk proses lebih lanjut. Kalau nantinya lantai ini akan diubin, kita harus menghitung permukaan beton turun sekitar 50-70mm untuk memberi tempat duduk bagi plester dan ketebalan ubin/tegel/Tile Bond/floor tile. Selain mempersiapkan ketinggian beton itu sendiri, kita juga harus mempersiapkan kondisi permukaan beton. Untuk ini, kita bisa menggunakan conditioner.

Untuk memperoleh hasil yang baik, tegel yang menggigit permukaan beton, maka permukaan beton cor kita haruslah kasar. Berbeda dengan smooth concrete finishes yang setelah ngecor tidak akan kita tambahi lapisan apa pun, sekali ngecor, permukaan harus mulus seperti pantat bayi. Jangan lupa gunakan soklin softener pada adonan beton cair untuk mencapai hasil maksimal.

Lantas, apa hubungannya finishes dengan Mandor?
Dalam satu proyek ada beberapa blok. Dalam satu blok ada beberapa gedung. Dalam satu gedung ada berapa lantai. Dalam satu lantai ada beberapa ruangan. Tiap ruangan, mempunyai jenis surface finishes yang tidak sama. Maka menurut hitungan matematika biasa, tanpa bermaksud menghina tingkat intelejensia pembaca, satu proyek ada (beberapa pangkat empat) jenis finishes.

Jumlah jenis finishes berbanding terbalik dengan tingkat kesadaran pekerja. Itu sebabnya, dunia memerlukan Mandor. Mandor, sebagai seorang manusia biasa, yang penuh kesalahan dan dosa. Harus menghafalkan ruangan ini bertegel, ruangan ini berkarpet, dan ruangan itu dengan smooth concrete finishes. Kenapa Mandor? Karena Mandor perlu makan dan modal nikah. Karena, kalau bukan kita, siapa lagi. Meskipun kedengarannya sepele, masalah finishes atawa surface ini sebenarnya seurieus. Bagi yang tidak percaya atas pentingnya masalah ini, harap mulai membayangkan toilet anda dikarpet karena kealpaan Mandor.

Akibat Mandor apatis



Karena ngecor adalah proses yang irreversible, maka cacat pada surface adalah sesuatu yang tidak bisa direktifikasi dengan mudah. Silakan mengacu ke foto di atas. Banyak penyebab spoilt surfaces, mulai dari Handprints from our famous foreign celebrities tangan worker yang usil, Mandor terpeleset dan tercebur beton cair [don't ask, shit happens!], dan kehendak Tuhan [baca:hujan-hujan ngecor dalam derita].

Deru mobil terdengar mendekat. Dan berhenti tapi suaranya masih terus menderu. Berhenti di depan rumah. Si mbak dengan sigap berdiri. Juragan datang. Si anak kecil juga tak kalah sigap. Dengan ragu-ragu, melihat layar kaca dengan harapan siaran televisi akan berlanjut dalam mimpinya. Yang dia lihat, hanya lambaian Pandor.

Sampai jumpa,
Pandor.

Friday, September 12, 2008

Seri Edukasi Mandor: Ngecor

Siapa bilang setelah lepas dari kehidupan mahasiswa, hidup sudah tidak menarik lagi? Siapa bilang? Siapapun yang bilang, dia benar! kita coba untuk membuktikan bahwa hidup dunia kerja masih sangat menarik. Dengan perkecualian pekerjaan-pekerjaan researcher tentunya, sampai tua bikin skripsi. Semua pekerjaan di dunia ini, sangat menarik. Kalau kita bisa menarik hikmah dari yang kita alami di lingkungan kita. Setiap pekerjaan punya tantangan tersendiri dan kalau kamu bisa melihatnya dari sisi tersebut, niscaya hidupmu akan lebih berwarna.

Tanpa membuang waktu lagi. Mari kita masuk ke pokok bahasan masalah. Suhu akan berbagi tutorial sekali lagi, seperti pada zaman mahasiswa dulu. Dan postingan ini akan kita beri judul, Seri Edukasi Mandor. Jika ini nantinya difilemkan untuk siaran dokumentasi mahasiswa teknik Sipil, maskotnya akan bernama Barney dan berkostum naga ungu berkostum panda dengan helm konstruksi. Dan jam tayangnya akan menggantikan Bob the Builder.

Ya, adik-adik sekalian. Selamaaaa~~aat PAGI! Pada pagi hari yang indah ini. Aku, Pandor, akan mengajari kalian semua apa yang perlu kalian tahu tentang ngecor.

*anak-anak kecil dengan baju construction worker dan helm-helm kebesaran akan berteriak "Siap, Pandor!" dengan nada riuh rendah*

*Pandor akan berjalan dengan gaya baris-berbaris dengan iringan lagu irama mars ketukan empat per empat sambil bernyanyi dengan nada cacamaricaheihei*

Menara sangat tinggi, apa fondasinya?
Jembatan sangat panjang, gimana bikinnya?
Dinding yang sangat kuat, apa rahasianya?
Begitu banyak tanya, hanya ngecor jawabnya.

Tanah lembek dicor, jadi batal longsor.
Atap rumah dicor, jadi batal bocor.
Marilah mengecor, jangan takut kotor.
Ngecor, ngecor, diawasi mandor.


Kenapa ngecor begitu penting di dunia ini?
Sejauh ilmu pengetahuan berhasil menjangkau hingga detik ini, ngecor adalah satu-satunya proses kimia irreversible yang bersifat konstruktif. Irreversible artinya barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan lagi, saat proses itu terjadi, produknya tidak bisa kembali menjadi bahan pembuatnya melalui proses kimia biasa. Lain halnya dengan lilin, setelah lilin dipanaskan meleleh, setelah mendingin, lilin cair itu akan membeku lagi. Ini namanya reversible. Proses irreversible kebanyakan bersifat destruktif, contohnya, bakar-bakar pertokoan orang Cina. Setelah hangus, apinya mati, toko-toko itu tidak bisa kembali seperti sedia kala. Bisanya malah jadi lebih besar, karena orang Cina sebenarnya kaya, cuma malas renovasi. Jadi, adik-adik, jangan membakar toko orang Cina. Mari kita melakukan aktivitas yang lebih berguna. Ngecor saja.

Bagaimana caranya mengecor? Apa yang kita perlukan untuk memulai?
Empat sehat lima sempurna. Water. Sand. Cement. Aggregate. Pada saat-saat khusus, material kelima perlu dicelupkan ke adonan. Material tersebut bisa berupa retarder [agar betonnya menjadi retarded tidak cepat keras, tremie [agar betonnya menolak air], dan benda-benda kimia lainnya.

Campurkan semua ke dalam adonan kalian, aduk merata. Meskpun pembeli adalah raja, barang yang sudah dibeli raja tidak dapat dikembalikan lagi, barang yang sudah dicor tidak bisa dipisahkan lagi. Ingat, ini proses irreversible.

Bagaimana adik-adik? Semuanya berhasil membuat campuran beton sendiri? Bagus. Mari kita lanjutkan. Ada pertanyaan?

Apakah ngecor di seluruh dunia itu sama?
Di Singapura, beton yang kita pakai untuk pembangunan tidak seperti negara kita, Indonesia. Hanya pasirnya yang sama, karena kita curi dari pulau sebelah. Tapi kalian jangan bilang-bilang. Saat kita tidak bisa mendapatkan riversand dengan cara import, kita memakai quarry dust. Aggregate, yaitu batu-batu yang kita pakai, juga bukan batu kali mulus seperti di tanah Jawa. Mereka punya berlimpah. Kita harus puas dengan batu-batu tajam hasil meledakkan perbukitan di daerah yang tak berpenghuni. Sedangkan air, jangan berharap banyak, yang kamu minum itu pipis kamu sendiri, mana mungkin ngecor pakai air bersih?

Tetapi untuk quality control, Singapura jauh lebih bagus dari Indonesia. semua beton cor datang dari batching plant yang membuat mix dengan hitungan komputer. Berbeda dengan site mix di Indonesia yang kualitasnya tergantung sarapan tukang bangunan hari itu. Delapan puluh persen keberhasilan ngecor adalah kualitas campuran betonnya. Dan di Singapura, proses ini sudah diotomatisasi sehingga mengurangi resiko gagal karena human error [lapar, curi bahan, dan lambat karena lelah]. Untuk mendistribusikan bahan-bahan secara merata, perlu tenaga yang konstan untuk mengaduk adonan ini hingga rasanya pas.

Kalau sudah ada mesin, kenapa ngecor perlu Mandor?
Karena mandor perlu makan dan penghasilan yang perlu ditabung untuk membayar loan OCBC dan modal nikah. Karena ngecor adalah suatu proses yang rumit di mana harus ada seseorang yang overall in charge untuk disalahkan kalau ada yang tidak beres mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, worker hamil, Cold Joint, Spoilt Surface, Segregation, Wrong Mix, Rapid Hardened, dan lain sebagainya.

Bisa jelaskan pakai bahasa yang lebih mudah dimengerti anak-anak? Cold Joint? Spoilt Surface? Wodefak?
Oh, tentu adik-adik. Duduk manis dan Pandor akan menjelaskan satu persatu.

Saat empat sehat lima sempurna tersebut dicampur, akan terjadi suatu reaksi kimia yang bersifat generating heat. Ya, seperti proses reproduksi mamalia, tapi ini bukan. Lalu adonan tersebut akan dicampur merata, dituang ke tempat yang hendak dicor. Adonan beton itu akan menjadi dingin, dan mengeras. Keras. Dalam bahasa latin, concretus. Oleh karena itu, ngecor dalam bahasa Inggris disebut Concreting.

Di Singapura, proses mengecor itu sendiri melibatkan transportasi adonan beton dari batching plant menuju construction site di mana para aktor-aktor India akan menari sambil ngecor. Transportasi itu melibatkan sebuah kendaraan khusus yang bernama Concrete Mixer Lorry, di Indonesia terkenal dengan nama Molen. Molen secara umumnya, berkapasitas enam sampai sembilan meter kubik. Sedangkan sekali ngecor akbar, kita biasanya menggunakan minimal dua ratus meter kubik.


Molen dengan warna mencrang jaya



Secara hitungan matematika biasa, tanpa bermaksud menghina tingkat intelejensia pembaca, kita membutuhkan lebih dari satu molen untuk mengecor.

Misal, kita hendak mengecor sebuah struktur dengan volum duabelas meter kubik. Interval kedatangan molen satu dan molen dua, tidak boleh terlalu lama. Alasannya? Kalau enam meter kubik beton cair pertama sudah mengeras, dan setelah itu enam meter kubik beton cair kedua baru dituang. Yang terbentuk adalah dua bongkah batu enam meter kubik. Padahal kita memerlukan satu bongkah batu dua belas meter kubik.

Jika sopir molen dua datang terlambat, lebih dari dua jam sejak beton cair molen satu dituang, maka hampir pasti. Akan terjadi crack line saat proses mengecor selesai. Crack line ini sudah bisa ditebak letaknya. Terletak di akhir adonan molen satu dan di awal adonan molen dua. Retakan pada beton ini sangat mempengaruhi kekuatan struktur. Karena adonan molen satu sudah keburu dingin sebelum adonan molen dua dituang. Maka kasus ini dikenal dengan nama Cold Joint.


Cold Joint adalah musuh besar Panda Panda Mandor.



Bagaimana cara menghindari Cold Joint?
Kalau kamu Mandor yang baik, saat kamu melihat tanda-tanda molen dua tidak muncul dalam waktu kritis, kamu harus mulai menelepon batching plan seperti orang kesurupan. Gunakan segala cara untuk mendapatkan molen itu. Kalau boleh meminjam kata-kata dari blog Margie, to get the news, I’ll do everything. I smile, I threathen, I plead, I joke, I flirt. Bedanya, to get the molen, you don't usually flirt. Sopir-sopir molen itu biasanya not in the mood to flirt with you.

Lalu apa yang harus dilakukan jika Cold Joint terjadi?
Siapkan surat pengunduran diri sebelum dipecat. Selalu ada cara menyelesaikan masalah. Saat Mandor mendapat ilham dari Tuhan bahwa molen dua tidak akan datang tepat waktu. Mandor harus membuat keputusan cepat. Letak di mana calon bakal retak, harus ditusuk dengan batang baja banyak-banyak, sebelum beton cair dari molen satu membeku. Hal ini dimaksudkan agar saat beton dari molen satu mengeras, ada batangan-batangan baja yang siap untuk mengikat beton dari molen dua yang datang terlambat.

Tidak paham?
Tak mengapa, nggak apa. Kalau semua orang paham, dunia akan penuh dengan mandor-mandor pengangguran dan mandor yang ini susah naik gajinya.

*Pandor memutar video cuplikan Mandor yang memerintah workernya untuk mengatasi masalah cold joint diiringi lagu zaman perang.*

Ya adik-adik sekalian, sampai di sini perjumpaan kita dengan Pandor si Panda Mandor. Jumpa lagi di lain waktu dalam acara yang sama. SERIIII EDU KASI MANDOORRR.

*Pandor melambai-lambaikan tangan ke kamera.*

*anak-anak kecil dengan baju construction worker dan helm-helm kebesaran akan berteriak "Siap, Pandor!" dengan nada riuh rendah*

Kamera menjauh dari studio tempat syuting Pandor dan anak-anak. Menunjukkan aktivitas staff logistik dan dekorasi. Maskot membuka kostum Panda dan bersalaman dengan crew studio. Semua ini ditayangkan sebagai background tulisan berjalan bertuliskan Pengarah Acara, Penanggung Jawab, Pengisi Suara, dst.

Pandor,
kostumnya gerah.

Thursday, September 04, 2008

Resensi, Bukan Rangkuman

Resensi. Kata ini adalah kosa kata yang baru aku kenal saat kelas 2 eSeMPeh. Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan ringkasan dan rangkuman. Yang menjadikan resensi berbeda dari rangkuman dan ringkasan adalah resensi mengandung sisi personal penulis. Pendapat penulis mengenai suatu karya, yang tentu saja, sangat subyektif.

Rangkuman dan ringkasan, jelas berbeda. Rangkuman dan ringkasan tidak boleh memuat opini pribadi. Misalnya, rangkuman pelajaran Biologi kelas dua eSeMPeh yang ditulis oleh Yenny, dipinjam oleh Tono. Bagaimana reaksi Tono saat membaca rangkuman sebagai berikut. Dengan komentar Yenny dicetak miring.

Sistem reproduksi ayam berbeda dengan sistem reproduksi pada manusia. Secara
umum, unggas melakukan reproduksi dengan cara bertelur. Kecuali ayam
gang dolly, mereka merupakan mamalia menyusui.
Sel telur yang dibuahi
akan menjadi seekor anak ayam. Berarti sel telur yang diekori akan
menjadi sebuah anak ayam?


Rangkuman, bersikap faktual, tajam dan terpercaya. Oleh karena itu rangkuman sering juga disebut ringkasan. Lain halnya dengan Resensi. Resensi adalah hasil dari seseorang yang telah menikmat suatu karya untuk membagikan pendapatnya dengan orang-orang yang belum. Oleh karena itu resensi sering juga disebut ulasan.

Sering halnya, ulasan-ulasan ini dibuat sedemikian rupa sehingga penonton cukup mengerti jalan cerita secara garis besar agar supaya mengetahui terlebih dahulu apakah buku/felem/karya sastra yang bersangkutan kira-kira cocok dengan selera mereka. Di lain pihak, penulis tidak boleh memaparkan terlalu banyak sampai-sampai pembaca tidak perlu beli bukunya, nonton felemnya, atau datang ke pameran seninya.

Terlalu sedikit, susah dimengerti. Terlalu banyak (makasih arianto atas koreksinya), malah jadi spoiler.

Jadi, tanpa banyak cing-cong-pak-cong, mari kita mulai resensi, bukan rangkuman, felem animasi yang baru diputar di layar lebar. Judulnya Wall-E. Trailer-trailer dari felem ini selalu diputar dengan suara-suara digitized yang mengucapkan kata "Wa~~aall-E" dengan nada seperti perut Suhu di bulan puasa.

Seperti layaknya resensi, Wall-E akan di-review dengan sudut pandang seorang Suhu. Dan oleh sebab itu. Wall-E akan mendapat rating yang sangat tinggi, karena felem ini sangat dekat dengan hati penulis. Kenapa? Mari lanjutkan baca resensinya.

Wall-E, manusia terakhir di bumi, dan Eva



-Bumi, entah tahun berapa. Gersang dan tidak ada manusia.

Setiap pagi, robot dekil ini akan keluar dari kontainernya, memungut sampah-sampah, mengolahnya menjadi sebuah bongkahan sampah, *kluthuk.. Tadaa..*, dan membangunnya satu persatu sampai bongkahan tersebut menjadi tumpukan sampah. Bahkan Wall-E membuat bangunan sampah pencakar langit. Gedung-gedung tinggi yang terbuat dari sampah. And that's what future is all about. Pembangunan. Mohon maaf karena efek samping profesi, segala hal yang berkaitan dengan pembangunan dan konstruksi akan lebih mudah diterima di hati seorang Mandor.

Tidak berapa lama kemudian, sesuatu yang besar terjadi. Karena kalau tidak ada yang terjadi, semua penonton akan tertidur bosan melihat kegiatan sehari-hari Wall-E yang tidak semenarik hidup seorang mahasiswa tingkat akhir. Maaf, penulis tidak bisa membayangkan pekerjaan yang lebih membosankan daripada skripsi. Maka pada suatu hari, sebuah pesawat luar angkasa datang. *Ngiengggg, ciesss, gludhug gludhug*. Menurunkan seekor robot yang, seperti Najib dan Nokia, begitu kecil begitu cerdas.

Robot tersebut, setelah diteliti, bernama Eva. Dan sebuah hukum alam bahwa yang dekil dan suka membangun, punya ketertarikan natural pada yang putih dan jago menembak. Saya refer pada hubungan Wall-E dan Eva, sama sekali tidak ada unsur kebetulan dengan Suhu yang mandor dan tgwinmg yang kapten Air Rifle Club. Mereka berdua hidup sangat serasi, Wall-E menimbun dan Eva mencari. Wall-E mengubur dan Eva menggali. Wall-E membangun dan Eva merusak. Fenomena ini sangat wajar, mengingat wanita sangat suka kekerasan. Wall-E mengasihi dan Eva pemberani. Di mata Wall-E, Eva sangat tinggi dan di mata Eva, Wall-E sadar diri.

Lalu sampai suatu hari Eva menjumpai apa yang dicari-cari nya dalam misi ke bumi. Sebuah bukti bahwa bumi bisa ditinggali. Sebuah tanaman. Jancok, canggih-canggih nggae robot gae nggolek suket, sempel. Diambilnya sampel tanaman itu, dan pesawat luar angkasa yang ada di awal cerita tadi menjemput Eva. Wall-E yang tidak rela teman barunya diambil, ikut membonceng pesawat raksasa itu.

Dan sampailah Wall-E ke sebuah pesawat induk yang memuat banyak orang-orang gendut. See, this is exactly why I love this movie. Semua orang ditampilkan gendut, membuat orang gendut merasa normal. Eva akan dikirim ke inti pesawat untuk menerima laporan bahwa bumi siap ditinggali. Dan manusia, ya orang-orang gendut itu tadi, akan kembali ke bumi untuk hidup seperti layaknya sedia kala.

Sayang sungguh sayang, cerita tinggal cerita ketika Artificial Intelligence pesawat induk tadi menghentikan usaha pesawat ini untuk balik haluan ke arah bumi. Karena jika manusia kembali ke bumi, mereka tidak akan berguna lagi. Terjadilah pertarungan akbar antara Wall-E, Eva, beserta jutaan umat manusia di dalam pesawat induk, melawan Artificial Intelligence yang menjadi pilot otomatis pesawat induk tersebut di atas.

Dalam sekuel cinta dan felem laga ini, ada sebuah robot kecil yang bertugas mengidentifikasi foreign object. Foreign object berupa kotoran jejak roda mesin Wall-E. Robot kecil ini mengidentifikasi foreign object untuk benda apa pun yang masuk kategori dirt dan mengumpulkan sampel foreign object itu [baca:bersih-bersih]. Ya, rasanya seperti punya flatmate kecil putih yang punya hobi bersih-bersih.

Bagaimana akhir dari kisah perjuangan umat manusia yang ingin kembali ke bumi? Apakah akhirnya manusia berhasil melestarikan bumi dan menumbuhkan tanaman yang berbuah pizza? Yang pasti, felem animasi ini sangat dianjurkan untuk ditonton umat manusia yang mungkin sudah mulai lupa pentingnya menjaga kelestarian alam.

Seperti felem anak-anak lainnya, akhirnya happy ending. Pesawatnya mendarat di bumi.

Bagaimana? Terlalu banyak? Terlalu banyak, ya nggak apa-apa. Memang Suhu suka spoiler koq.

Suhu,
krucug krucug Waa~~alll-E.