Thursday, July 17, 2008

You Are not Alone (3) - The Lost Motivation

Setiap makhluk hidup mengenal reward system. Lumba-lumba di sirkus. Setelah berhasil melakukan atraksi yang mengagumkan, mereka diberi makan. Anjing yang lari mengejar frisbee, setelah berhasil menangkapnya dan mengembalikan ke majikan, diberi tepukan dan elusan di punggungnya. Demikian contohnya pada hewan-hewan tersebut di atas. Bagaimana dengan manusia?

Primata modern ini juga sama. Bekerja membanting tulang menguras keringat untuk apa? Untuk reward. Tidak selalu berupa uang. Bisa juga berupa mobil, rumah, dan surat berharga. Reward tidak hanya selalu berupa materi. Tapi bisa juga berupa pengakuan. Atau rasa puas akan pencapaian yang muncul dari dalam diri sendiri.

Yang jadi pertanyaan adalah. Apa yang terjadi kalau reward itu tidak lagi menarik di mata pemburu reward ini?

Di bawah sadar, reward system ini adalah faktor terkuat yang memacu produksi. Dengan kata lain, motivasi. Sebagai seorang Mandor di lapangan kekuasaan PT Bangun Subangkit, Panda Tambun tidak hanya memerintahkan para bawahannya untuk bekerja. Panda Tambun juga mengamati, observasi sosial. Tiap pekerja punya sistem gaji yang berbeda. Ada yang digaji per jam. Dan ada yang di gaji per work done.

Yang digaji perjam, hasil pekerjaannya relatif rapi jali dan tertata manis. Tapi sedikit sekali. Sedangkan yang digaji per work done, selesai luar biasa banyak. Tapi mencang-mencong. Tugas seorang mandor adalah mecutin orang-orang tipe pertama karena terlalu lambat, dan mecutin orang-orang kedua karena hasil kerjanya jelek. Tidak ada dalam job description saya, mecutin miyabi.

Dalam hal ini, aku, alias Mandor. Bertugas sebagai pemberi motivasi. Cuma karena aku kurang pandai dalam reward system, lapangan mempergunakan punishment system di mana aku lebih mahir dan menguasai. Perbedaan utama reward system dengan punishment system adalah sebagai berikut. Reward system berarti tidak dikerjakan tidak apa-apa, kalau dikerjakan berarti kamu dapat hadiah. Punishment system berarti dikerjakan tidak apa-apa, tidak dikerjakan dapat hukuman. Susah dimengerti? Coba tanya kawan muslim anda tentang definisi sunnah dan makruh, haram dan wajib.


Menjelaskan perbedaan reward system dan punishment system ke orang-orang ytem


Setelah mengenal sistem ini lebih mendalam, pertanyaan ini mengundang pertanyaan yang jauh lebih mendalam. Bagaimana jika, andaikata, semisal, apabila. Pemberi motivasi, dalam hal ini Mandor, kehilangan motivasi?

Jawabannya adalah, teman-teman Mandor, asistennya, rekan kerjanya, dan para staff lapangan harus mendorongnya agar masuk jurang yang dalam kembali teringat akan tugasnya. Memotivasi.

Nah lucunya lagi, bagaimana kalau Mandor is not alone. Dan teman-teman yang seharusnya memotivasi dia, juga, kehilangan motivasi. Karena PT Bangun Subangkit tidak lagi berhasil menerapkan reward system yang menarik?

Suhu,
kehilangan motivasi together.

No comments: