Thursday, October 18, 2007

Glodhakkkkk [Episode 1]

Mandor sedang menyampul buku catatan cuaca harian nya. Memang sudah menjadi kewajiban seorang mandor untuk mendokumentasikan secara hitam di atas putih mengenai kondisi lapangan setiap hari nya. Sembari menorehkan tinta hitam di atas lembar buku bergaris itu, Mandor mencoba mengingat-ingat tanggal hari ini. Lalu dia menorehkannya.

Rainy morning. First raindrop 0900am peak 1030am last raindrop 1100. Sunny
afternoon. 1200 super hot very hot. 0100pm damn
hot
very very hot.

Demikian dia mencatatnya di kitab kiamat keramat tersebut. Kegiatan tulis menulisnya terhenti oleh sesuatu yang mendadak. Dia menutup bukunya, lalu berlari. Berteduh.

Hujan deras turun menggila. Wuzzzzz angin berhembuzzzz. Mandor berhasil mencapai tempat berteduh andalannya, di pucuk pohon cempaka di bawah pohon yang rindang.

Sembari menatap mega yang kian menggelap, Mandor pun mengandalkan insting hewani nya untuk memperkirakan, dan yap, belum sempat selesai melakukan prakiraan cuaca. Hujan bertambah deras kratakkratakkratakkratakbyurrr. Mandor berlari secepat kilat menuju ke tempat berteduh yang lebih layak.

Kandang ayam! Kantor mandor!

Untuk membayangkan suasana kantor Mandor secara seutuhnya, mungkin pembaca perlu refer ke post yang ini. Yang pasti, atapnya juga atap sementara, dan bisa terlihat jelas terbuat dari sisa-sisa bangkai hewan purba material-material bangunan seperti seng [zinkum] karatan dan sekrup kiloan.

Menarik nafas lega dengan kondisi basah kuyub, Mandor pelan-pelan mengeluarkan catatan hariannya yang dari tadi didekap erat-erat agar tidak basah oleh air hujan. Dengan perlahan, agar sisa-sisa air yang menetes dari helm nya tidak membasahi catatannya.

Glodhakkkkk.

Terdengar suara keras dari atas wuwungan, Mandor terkejut, dan catatan hariannya jauh ke lantai cor semen yang basah. Basah air, bukan semen yang basah. Terguling-guling jantungnya karena suara membahana dari atap kantor Mandor, Mandor berusaha menenangkan dirinya sambil mencari dari mana asal muasal suara tersebut. Dibukanya pintu kantor yang - lagi lagi - terbuat dari seng.

Astagajagarajanaga!!?!!#!%$#%@

-bersambung-

3 comments:

FaNNy said...

hu, wuwungan apa???

suhu said...

#fanny:
wuwungan atap

ftre said...

wuwungan itu apa?