Saturday, September 15, 2007

Mak ceprooottt... (Episode 3)

Polisi??!!?@#$@$^!# ZMOFGWTFBBQ, apa yang terjadi? [Mak ceproooottt part 2]

Mata pak Mandor terbelalak lebar. *disyuting dengan zoom ke arah wajah, khususnya bagian mata-mata terbelalak seperti tokoh antagonis di Tersanjung 7*

[commercial break]

Lalu layar kaca menjadi buram bergelombang. Adegan berikutnya disiarkan dalam warna sephia coklat putih seperti album foto lama yang warna putihnya sudah menguning mangkak.

flash back

Mandor sedang mengulang perintah kepada bangla78 karena dia tidak begitu mengerti cara mengganti ban bocor. Iya, mengulang untuk ke dua puluh tujuh kalinya. Dengan gaya, tentunya.

"boss ah .. boss ... big man ... you know boss? Big boss .."
..... *tatapan mata kosong*
"Car car ah .. driving driving" *gaya menyetir*
..... *tatapan mata kosong*
"Nail ah puncture, tire die oredi .."
paku paku
"Haaa.. ya ya paku paku oredi"
paku why?
"Driving paku tire mak ceprooottt"
ooo *ngangguk ngangguk*


Sementar di tempat lain yang jauh dari pandangan mata pak Mandor, terjadi percakapan yang lebih sengit.

bu xing!
wei shen me? na ge shi hou ye shi zhi yang de!
capjay!
fu yung hai kwetiaw barongsai!
siomai!
gong xi fa cai kana sai!


Lalu Bee Hoon melayangkan bogem mentahnya pada Mee sua.

Mak ceproooottt

Mee Sua tidak terima, langsung merangsek Bee Hoon ke semak-semak. Dalam motion jatuh, Mee Sua masih sempat menyarangkan satu uppercut ke dagu Bee Hoon. Sayang sekali meleset. Tapi masih sempat membuat sayatan tipis di bawah mata kiri Bee Hoon. Jatuh di landasan tempat parkir beralaskan aspal sisa konstruksi jalan tidak membuat keadaan semakin baik. Mee Sua tertindih badan Bee Hoon. Tangan Mee Sua menggapai balok kayu yang ada di sampingnya dan.

Mak ceproooottt

dan.

Mak ceproooottt

dan.

Mak ceproooottt

Digebug balok kayu? Nggak cukup sekale. Bee Hoon tak sadarkan diri selama beberapa detik. Saat dia sudah bisa membuka matanya perlahan, dia melihat sosok Mee Sua melarikan diri keluar Construction Gate. Dia langsung menelepon wanbede wanbede wanbede.

Berapa menit kemudian, Ambulans melaju dengan kecepatan penuh Top Gear di sepanjang Jalan Cincin Bukit Panjang. Bebas haluan karena dikawal dua mobil polisi. Dan semuanya jelas nampak terlihat oleh Site Supervisor in charge yang berada di tower blok F.

Dia panik, lalu menghubungi pak Mandor.

"Mister adi, we need to move the crane, ambulance can not pass through our construction access. Please give instructions to crane operator to cancel hoisting" [Mak ceproooottt part 1]

No comments: