Saturday, September 15, 2007

Mak ceprooottt.... (Episode 2)

Larinya bertambah cepat setiap Mandor memikirkan hal apa yang bisa terjadi sampai perlu Ambulans datang ke daerah kekuasaannya. Ada yang terjatuh dari lantai 4? Oh, jangan-jangan menginjak paku yang kemarin belum dimasukkan gudang? Atau mungkin, kelindes Kobe? Atau ada yang pesan taxi on-call tapi salah sambung? Apa pun itu, Mandor harus segera ke lapangan blok F untuk mengetahui apa kebenaran yang terjadi.

*gerak lambat lari pak mandor, sekitar 4.6 menit*

Keringat bercucuran menuruni tubuh pak Mandor, darah mengalir dalam pembuluh darah dan menghantarkan zat-zat yang berfungsi melancarkan metabolisme tubuh. Mandor mempercepat langkahnya dan mencoba mencari ambulans nya. Yang ternyata sudah kelindes Kobe.

Mobile crane yang begitu besar menghalangi pandangan bebas ke arah Construction access. Membuat Mandor tidak bisa mengerti jelas keadaan di luar. Tapi satu yang pasti, mereka benar. Crane menghalangi jalan mereka. Mandor langsung mengontak salah satu Site Supervisor yang in-charge untuk blok F.

*trututut* roger roger
*triut* sent sent
*trututut* you in tower now?
*triut* have tower inside now
*trututut* see ambulance coming
*triut* see see, ambulance people talking to crane man
*trututut* many many?
*triut* ambulance one only, police have many


Polisi??!!?@#$@$^!# ZMOFGWTFBBQ, apa yang terjadi?

- bersambung -

NB: ditambah 10 menit cuplikan episode lalu, lagu pembukaan, iklan, lagu penutup, dan adegan yang diulang-ulang dengan sudut pengambilan gambar yang berbeda, lalu slow motion untuk adegan-adegan khusus. Jadilah satu episode. Belajar dari Tersanjung 7.

PS: trututut adalah suara tombol walkie talkie untuk Send. dan Triut adalah nada terima.

No comments: