Monday, August 20, 2007

Jalan Kita Masing-masing

Tiga pemuda itu berjalan menuju ke jembatan penyeberangan. Di seberang jalan terlihat sebuah rumah makan yang sederhana. Remang-remang cahaya lampu neon hemat biaya menerangi kursi kayu yang membuat rumah makan itu bernuansa kuno. Tentu saja nuansa kuno ini didukung oleh nenek tua yang duduk di bangku kasir. Walau tentu saja tiga pemuda itu cukup normal untuk lebih menaruh perhatian pada waiter yang usianya masih belum setengahnya jauh lebih muda dari nenek tadi.

Dalam waktu singkat mereka bertiga sudah mendapat tempat kosong di rumah makan tadi. Satu dari tiga pemuda tadi memesankan makanan untuk mereka bertiga sementara dua sisanya hanyut dalam perbincangan untuk catching up with each other.

Jadi gimana kerjamu?
Ya baru awal-awal. Masih belum banyak aktivitas.
Steamed chicken. Fish soup.
Sama, aku juga masih training terus.
Kalau ada meeting ya ikut hadir.
Lime juice, three.
Aku minggu depan ke Hongkong.
Ngapain?
Black Pepper Pork.


Tak lama kemudian mereka menyantap hidangan malam itu. Masih hanyut dalam perbincangan tentunya. Mulai dari fungsi alternatif topi, sampai update tentang kawan-kawan yang lain. Tiga pemuda ini bersulang untuk masa depan yang lebih baik.

Oke, cukup tiga pemuda-tiga pemuda an.

Suhu, Andreas, dan Apong, pergi ke Novena untuk makan-makan. Terus ngobrol-ngobrol. Oke. Kami saling mengupdate satu sama lain. Dan singkatnya kalian tahu, seperti biasa, yang paling keren selalu Suhu, seminggu setelah masuk kerja langsung masuk jajaran pemerintahan teratas dan membawahi ratusan pengikut. Pernah suatu hari salah satu foreman bertanya.

Mister Adi, are we allowed to do this by law?

Dan Suhu menjawab. Yes, my brother. We are allowed to do anything I told you to do. Within this boundary, I am Law.

Mungkin ilustrasi di atas cukup untuk menjelaskan bagaimana kekuatan seorang mandor di sebuah construction site. Jauh berbeda dengan kondisi di lab. Lap [lapangan] dan lab [laboratorium]. Satunya panas, satunya dingin. Satunya kotor, satunya higienis. Satunya diburu waktu dan kepastian, satunya perlahan tanpa jaminan. Meskipun dunia sangat berbeda, tapi Suhu tetap bersahabat dengan Andreas Lee.

Andreas Lee kini telah meneruskan perjalanan hidupnya, menjadi sesuatu yang dia dambakan sejak dulu. Germo. Researcher. Pekerjaan seorang researcher adalah, masuk pagi. Berusaha meneliti sesuatu. Kalau mendapatkan sesuatu, jadi terkenal. Kalau tidak dapat, tetap digaji. Sounds like perfect job.

Berbeda dengan laboratorium, Apong bekerja di bank. Seperti bank yang lain, pekerjaan mereka adalah menyimpan uang orang dengan bunga kecil dan meminjamkan uang ini ke orang lain dengan bunga besar. Tentu pekerjaan Apong tidak sehina ini. Posisi Apong di bank ini termasuk sangat penting, karena Apong yang harus menyelesaikan masalah-masalah menghabisi orang yang tidak bisa melunasi hutang yang berhubungan dengan IT.

Dalam perbincangan, Apong juga mengupdate kami dengan berita-berita yang mengejutkan. Haaaah??!??!. Begitu ekspresi kami waktu mendengar bahwa cewek Thailand yang tidur sama Apong itu ternyata laki-laki salah seorang kawan kami diterima kerja di maskapai penerbangan internasional ternama. Cewek ini jadi pramugari di sebuah maskapai penerbangan yang kode penerbangannya biasanya diawali dengan kode SQ.

Lain ddee, lain teya. Miss Stella [baca: teya] sekarang jadi guruteka [ini sealiran dengan karateka]. Setelah kamu membaca sendiri pengalaman minggu pertama miss teya, mungkin kamu akan berpikir tiga puluh tujuh kali sebelum mengatakan "aduh lucunya ...." pada anak-anak teka. They're monsters.

Ada juga Wewoen yang sekarang sudah jadi auditor. Makasih donutnya ya, woen. Jadi tugas auditor itu adalah pergi ke suatu perusahaan. Lalu berusaha untuk mencari kesalahan orang dan menunjukkannya ke khalayak ramai memeriksa apakah proses internal perusahaan tersebut bermasalah. Jika tidak bermasalah, maka auditor akan menyatakan bahwa perusahaan tersebut sehat dan baik-baik. Jika perusahaan tersebut bermasalah, ketidakjelasannya akan ditelusuri melalui dokumen-dokumen yang bersangkutan.

Sering kali dokumen-dokumen tersebut harus dicari terlebih dahulu, dan memakan waktu cukup lama sehingga membuat auditor menunggu bengong during office hours dan harus membawa pulang pekerjaan saat weekend lalu bikin donut memeriksanya di rumah.

Koq bisa tahu gitu banyak tentang auditor? Ya terang, pacarku auditor kok.

Anyway, mohon maaf kalau postingan ini agak kacau kohesi dan koherensi antar kalimat maupun antar paragraf. Wewoen bertanggungjawab atas hilangnya kesadaran Suhu. Masa' bikin donut pake brandy?!?

Suhu,
8.5% alcohol content - strong brew donut.

3 comments:

skinny idub said...

wah... jalan itu bertemu di beberapa persimpangan

stella said...

suhuuuuu!
just saying hi :)
to yg laen juga ^^
everyone seems to be doing ok :)

suhu said...

#idub:
dan biasanya sering terjadi kecelakaan.

#stella:
yup, apong sudah menikah, andreas sekarang hamil. Everyone's ok.