Thursday, August 16, 2007

Don't Judge The Book by Its Cover

Pepatah di atas pasti sudah familiar di telinga kalian. Don't judge the book by its cover. Yang artinya kurang lebih jangan main hakim dan asal gebuk memakai koper jangan menilai seseorang dari penampilan luarnya saja.

Contoh di kehidupan sehari-hari, seorang gadis cantik nan seksi berjalan nan seksi dengan rok mini. Rambut hitam lurus sebahu melambai seirama dengan langkah yang menggoda. To judge by its cover, pasti cewek ini nilai nya 10/10. Tapi jangan melihat dari sampul depannya saja. Bisa jadi cewek ini dulunya laki-laki. Nah, yang itu tidak terlihat dari cover nya.

Sama hal nya dengan Suhu. Tidak sedikit yang membaca blog Suhu terlebih dahulu sebelum menganal mengenal Suhu secara langsung. Dan kebanyakan orang-orang yang membaca blog saja, tanpa mengenal orangnya, saat bertatap muka secara langsung, mereka terkejut. Ya ini salah satu fenomena judge the book by its cover. Entah mengapa saat pembaca membaca blog yang lucu, langsung membayangkan wajah penulis blog tidak jauh-jauh dari Tukul, Komeng, atau Mandra. Ya jelas kecewa waktu melihat paras Suhu ternyata lebih mendekati sumbu x positif daripada pelawak-pelawak yang mereka kenal. Kalau mencari yang wajahnya tidak jauh beda dengan komedian terkenal, mungkin mending cari di sini.

Kalau pun ada yang berhasil mendeduksi sifat Suhu dari blog nya. Mungkin satu-satu nya sifat Suhu yang tertebak adalah usil. Definisi usil di sini adalah kotoran hidung keisengan tiada tara.

Iseng ada beberapa jenis. Suhu memilih jenis yang harmless. Suhu tidak suka iseng kriminal [menaruh paku di kursi guru, mengikat teman di rel kereta api, melempar kucing ke ceiling fan]. Tingkat keisengan Suhu hanya sebatas irritating. Misalnya, ngasih spoiler tentang suat felem atau buku. Di mana mungkin beberapa orang belum tahu jalan cerita atawa plot nya.

Oh, btw, Dumbledore meninggal udah tahu kan? Di Buku ke Enam.

Sori, sampe mana tadi? Oh iya, usil. Saking hobi nya ngusilin orang, sampai pernah di-block di MSN gara-gara ngasih spoiler ending nya TV Series Heroes. Iya, aku taruh di nick MSN "Peter Petrelli meledak, Hiro Nakamura, Nathan Petreli, Ando, Mikah, Niki, dan heroes lain semuanya mati. Tinggal manusia normal di dunia. Happy ending." Kalau kamu baca post ini, kamu sudah boleh un-block saya. Nick saya sudah ganti Dumbledore mati dibunuh Snape.

Terlepas dari cover Suhu di blog, penampilan Suhu sendiri sebenarnya normal. Badan tegap tanpa cacat terlihat, semangat juang nampak maju terus pantang mundur maju perut pantat mundur. Kulit kuning langsat updated: hitam legam. Tapi yang paling mengejutkan, ada yang bilang kalau Suhu itu serem.

Katanya kalau Suhu lagi gak senyum, lalu gak berbicara, dan nggigit kaki kambing yang berdarah-darah, Suhu kelihatan serem. Secara pribadi, Suhu merasa terkejut dibilang serem. Tapi dalam hati kecil, seneng juga dibilang serem. Tampang yang ditakuti adalah modal yang tak ternilai bagi seorang mandor.

Setelah beberapa hari ini baru aku sadar. Kenapa worker-worker ku suka tiba-tiba bekerja dengan giat kalau aku jalan-jalan sambil menggigit bibir bawah. Mungkin ini salah satu kebiasaan yang bisa bikin kelihatan serem ya? Atau karena memandang orang langsung ke mata nya? Apa itu juga bisa dibilang serem? Atau karena pakai sprei putih malam-malam?



Suhu,
pasang tampang serem.

4 comments:

skinny idub said...

Wouo.. tadinya lupa.. eh ternyata Abang Suhu yang kayaknya masih suka ekaliptus.. hehe..

emang bos.. elu serem, makanya celananya pake dulu..

mampir ke blog baruku ya.. hikikik *ada maunya nih*..

orangcurhat said...

huahahaha
kocak2...
bener tuu don't judge a book by its cover..
judge a book by its reference..
hahahha

Fanny said...

*speecless*

Iya Hu, kalo aku jadi bawahanmu (dimana hampir ga mungkin, mengingat diriku bukan anak sipil), aku dah kabur bahkan sebelum kamu dateng :p

(dari manusia imut hall 12 :D)

*dilempar sendal*

suhu said...

#idub:
suda mampir bos, selamat datang kembali ke dunia blog.

#orangcurhat:
hahaha mantep.... by its reference.

#fanny:
hwarakadah, emange aku gendruwo?