Wednesday, May 16, 2007

Rentetan Interview [Part 1: Jumat]

Mempersiapkan interview DLLAJR [Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya]. Setelah lolos interview babak satu, beberapa hari yang lalu, Suhu diberitahu bahwa di babak berikutnya akan ada beberapa test teknikal yang perlu dihadapi. Jadi mulai membuka lecture note dan textbook transport dan traffic engineering. Interview nya sendiri akan diadakan kamis pagi minggu depan. Masih ada waktu satu minggu.

Tengah-tengah belajar, ada suara handphone berbunyi. Ringtone lagu Hati yang Luka dinyanyikan Betharia Sonata. Ringtone yang dipasang untuk caller yang tidak tercatat di phonebook. Kuangkat, ternyata seorang kawan yang bekerja di sebuah kontraktor terkenal, PT. Konstruksi Suci. Dia mengatakan bahwa, secara PT. Konstruksi Suci tidak lagi berminat pada Suhu, apa Suhu mau dikenalkan ke perusahaan konsultansi sipil, karena nilai Suhu memadai. Suhu oke-oke saja.

Sejenak kemudian dia bilang, daripada Suhu yang repot, biar orang dari perusahaan konsultansi itu yang telpon. Dari PT. Jaya katanya. Tak lama, Betharia Sonata kembali bernyanyi, dan Suhu mengangkat teleponnya. Tapi tidak terdengar suara apa-apa dari pihak sana.

Ya jelas, telpon nya cuma diangkat, tombol hijau nya belum dipencet. Pencet tombol hijau. Ceklek.

Halo, halo. Adi arh there?
Sibei siaokia, kong simi?
Yes, Adi's speaking. May I help you?
I heard you are interested in my consultant firm.
Eerrr.... yeah huh ... sort of ... wadever


Lalu orang ini, bernama Lupin, seorang konsultan sipil merangkap bos, memberikan alamat lengkap PT Jaya untuk interview besok. Hari Sabtu interview, hari Jumat dikasihtahu.

Suhu meletakkan textbook Transport Engineering, dan mulai me-review pelajaran Struktur Beton nya. Pengalamannya di proyek besar selama setengah tahun telah mengasahnya menjadi seekor Panda insinyur yang kritis pada desain struktur beton. Setelah membuka halaman-halaman penting yang ditandai dengan kucelnya ujung buku dan kotoran tanah di sisi [dulu dibawa ke tempat magang], Suhu mulai berusaha menghafal rumus-rumus penting. Tapi konsentrasi itu buyar ketika.

Betharia Sonata bernyanyi lagi.

Kali ini dari PT. Konstruksi Suci. Sebuah panggilan interview. Hari Sabtu. Besok. Hari yang sama dengan interview PT Jaya. Pusing. Padahal barusan PT Konstruksi Suci yang bilang kalau Suhu ditolak, lalu lamaran nya di-forward ke PT Jaya. Sekarang manggil interview. Ya bukannya mau gimana, ya disyukurilah. Tapi tetap saja membingungkan. Untunglah jam interviewnya cukup berjauhan.

Karena natur pekerjaan di PT Konstruksi Suci tidak seberapa membutuhkan otak, Suhu memilih untuk belajar untuk interview PT Jaya. Lagipula, kita harus melakukan yang terbaik untuk keduanya. Belum lama Suhu melanjutkan belajar, lagi-lagi konsentrasinya terganggu. Bukan Betharia Sonata. Kali ini suara Inul Daratista, menyanyikan ringtone nomer-nomer yang tercatat di phonebook.

Yow, Joni. Ada apa?
Elo masih ingat perusahaan magang gue?
O iya, kenapa Jon?
Waktu itu gue ingat elo tertarik ya kerja di sini?
Iya, kayaknya seru tuh, mbangun sekolah.
Mantap dah, senin elo ikut gue ke kantor ya.
Sip sip, langsung kerja?
Nggak, bos gue mau ketemu elo, wawancara.


Hwarakadah. Sabtu dua interview. Senin satu interview. Kamis satu interview babak dua. Modar. Stress level meningkat secara eksponensial, lalu Suhu mencari jalan keluar untuk menjaga kewarasannya. Membunuh teman sendiri, berulang-ulang. Sampai terdengar suara Godlike! Godlike! Godlike! dari speaker dengan volume maximum.

Setelah ber-DoA dengan Alfonso dan Bhro, Suhu siap-siap beristirahat. Ritual sebelum bobok, ke kamar mandi dan berfantasi mengecek e-mail. Terlihat sebuah email, dari Career eMall, NTU menyelenggarakan walk-in campus interview PT Apem, perusahaan minyak terkenal kaliber dunia. Hari Selasa.

Mantap. Dua interview sabtu. Minggu istirahat. Satu interview senin. Satu interview selasa. Rabu ambil nafas. Kamis interview DLLAJR babak dua.

Nama saya Suhu,
pekerjaan saya full-time interviewee

5 comments:

Apret said...

Waa senangnyaa ^o^

All the best buat interview2nyaa, smoga dapet yg terbaik.

Huhu berbeda sekali nasibnya dengan saya, udah kiasu ngirim dua puluhan resume belon ada yg dipanggil T_T

suhu said...

#apret:
kiasu? cuma duapuluhan? aku ngirim tiga ratus trilyun resume.

Gita Arimanda said...

Anjroto desuneeee....gery salut coklut yah Panda..hebat2!! All de best buat semua wawancaranya!!!


*Mengko nek ditampa kabeh karek bingung

suhu said...

#gita:
gery salut coklut iku boso opo git?

Gita Arimanda said...

@suhu : ada deh :D