Monday, April 16, 2007

Misteri Tutorial Solution

Panda Tambun duduk diam di meja belajar nya. Sori. Di kursi. Kalau di meja ndak sopan. Memegang selembar kertas. Dibacanya tulisan di kertas itu. Dalam-dalam. Tanpa sadar dia menggenggam kertas itu lebih erat. Meremat. Mencengkeram. Seolah hendak mencabik-cabik kertas itu dalam tapak Panda yang terkenal mematikan.

Kertas itu adalah lembar terakhir kitab Tapak Panda perguruan Butong tutorial solution CV4453 Airport Engineering.

Panda Tambun tahu, mesikpun ini sudah kesekian kali nya dia mengalami masa-masa terberat di perguruan tinggi, tapi dia tidak lah yakin bahwa dia bisa melaluinya sekali lagi. Tekanannya terlalu besar. Apalagi untuk orang yang jumlah skip nya lebih banyak daripada jumlah hadir. Tekanan kali dua. Godlike!

Koq bisa 5.68 feet ya? Dari mana angka ini, dibolak-balik juga ... 7.14. Lagian satuannya kayaknya salah, mestinya kan hasil hitungan ini dimensi panjang pangkat dua, entah squarefeet atau squaremeter. Ada yang salah.

Setelah 10 menit.

Mulai mengernyitkan dahi.

15 menit.

Mengumpulkan isi wajah [alis, mata, hidung, mulut, dkk] ke posisi hidung.

20 menit.

Mulai homesick. Homesick berat. Stadium empat. Stadium Senayan. Kangen mama papa dan tetangga-tetangga yang suka parkir di depan rumah. Lalu marah-marah karena bannya tiba-tiba kempes. Kangen masakan Indonesia. Kangen pramugarinya Air Asia.

25 menit.


Beres-beres koper lalu pergi ke Changi. Memecah keheningan dengan pekikan "Yatta!". Dan berhasil menge-solve satu permasalahan besar. Lembar solution sama tutorial question nya ternyata dari tadi nggak match. Baca soal tutorial #3, sama tutorial solution #4.

Panda Tambun,
masih tutorial #3, dari 9 set tutorial.

5 comments:

Gita Arimanda said...

hahaha....ada ada aja nih panda...
sukses ya airport engineeringnyaaa

Reza d'Bhro said...

Boong tu, ngaku2 tutorial 3, padahal baru tutorial 1 juga, hahaha

Kapan DotA? =P

suhu said...

#gita: makasih git

#bhro: akhirnya ... tutorial tiga juga.

dina said...

exam social psych berakir dengan aplikasi dissonance hiksssss

suhu said...

#dina: in english, din?