Monday, April 02, 2007

I Sense Danger - Part 4

In my civil engineering course, the lecturer is constantly telling us that when given two choices, always choose the harder path. But somehow, when you're a civil engineer, the harder path always seems to choose you. This has been one strange occasion in my life, believe me, but no matter how weird it's been up 'til now, I never expected this. You'd think an earthbound obese Panda like me would have a rough time keeping up with a company who can vanish to the thin air, and you know what? You'd be right.

I consulted my friends about this. This strange things. I told them about everything and asked for their opinion. They knew the company maybe exist, maybe not. They knew Wei is naive enough to be assumed to be innocent. They knew that Kin is a new guy with unknown background. And we decided to bash Kin until he admit that he is upto no good generate alternatives and the counterattacks. Following are the opinion from my friends.

Shujing, tgwinmg's roomie:

They don't even have a website. Fishy. Better don't go.
That's a very brilliant idea.

Andreas Lee, veteran tentara khatulistiwa:
Waktu interview, kalau disuruh berbaring jangan mau. Ada kemungkinan kamu bakal dibius lalu ginjalmu diambil. Ok ndre, kalau disuruh berbaring, aku pastikan aku terlentang.

Aku menemukan diriku tak sadarkan diri di sebuah ruangan gelap. Dingin. Siapa sih yang menyalakan AC dengan temperature Lee Wee Nam Library? Oh pantas dingin sekali. Aku telanjang. Lho! Telanjang!?! Enak juga ya telanjang. Koq aku bisa telanjang. Terakhir yang kuingat, Kristo berjalan ke arahku, dan leherku serasa digigit semut. Lalu aku merasa pusing. Rupanya aku dibius.

Dengan lutut gemetar aku berusaha berjalan ke arah cahaya. Pintu. Kubuka pintu itu. Kulihat Kristo tergeletak di lantai. Tangannya terikat di punggung dengan simpul yang rapi, terjalin dengan ikatan di kedua kakinya. Simpul yang brilian, sedikit usaha untuk melepas simpul itu akan membuatnya semakin erat. Di sampingnya, duduk seorang sosok yang sudah lama kukenal, Andreas Lee. Dengan sebatang Marlboro yang menyala, dia tersenyum dan berkata, "Pulang yuk, sampai kapan kau mau telanjang?"


Alfonso Hartanto, Sang Psikopat:
Kalau disuruh telanjang jangan mau. Ada kemungkinan kamu diapa-apain. Ok. Noted. Lalu jangan mau kalau dikasih minum apa-apa. Barangkali ada apa-apanya.

Kristo mengulurkan gelas berisi cairan mencurigakan. Dengan senyumnya yang ramah dia berkata.

Ayo silakan diminum
Oh nggak. Saya nggak haus.
Minum!
TIDAK MAU!

Dua pria berbadan tegap itu memegang kedua lenganku. Kristo maju perlahan sambil menyuguhkan gelas itu ke depan mulutku. Kepalaku berusaha menjauhi tangannya. Apa pun isi dari gelas itu, pasti bukan sirup esens bambu buatan mama. Ini kesempatanku. Kutendang selangkangan Kristo, dan kukerahkan seluruh tenagaku untuk melepaskan diri dari cengkeraman dua pria tegap. Belum sempat aku mengeluarkan jurus Tapak Panda Membelah Langit, dua bodyguard Kristo tadi sudah mengerang kesakitan di lantai. Sebuah pisau tertancap di jari kelingking kaki kiri mereka. Pisau plastik yang kamu dapat dari western food kantin dua kalau kamu tapau. Tidak salah lagi, Alfonso tersenyum di balik jendela. Sekali lagi kawanku menyelamatkan aku.


tgwinmg, pacar:
Kalau kamu takut, bawa Andre sama Apong aja. Sekalian mereka bersenang-senang di sana. Tapi gimana kalau ternyata ini company baik-baik, dan teman-temanku terlanjur memasukkan benda tumpul ke saluran pencernaan Kristo?

There are times in your life when you draw on everything you have. Friends, girlfriends girlfriend, and yourself. Times when you reach down into the deepest part of yourself. Serenity, courage, and wisdom. When you know you gotta give it your all, because anything less won't get the job done. It's in times like these that you find out who you really are. That is, if you live long enough.

-To be continued-

NB: Can any kind soul help me translate this post? Just put the translation in the comment section.
PS: NB stands for what arh ... not "Na Beh" hor
Then then PS stands for wad? Not "Pai Seh" hor

6 comments:

Reza d'Bhro said...

Berubah jadi bahasa Indo mas??

suhu said...

memberikan kesempatan bagi pembaca mengasah skill bilingual. mungkin yang lagi IA mau translate, monggo di-translate di comment section.

dina said...

pengen ketawa..

suhu said...

jangan. tahan.

!peH said...

"Na Beh" dan "Pai Seh" artinya apa sih?

suhu said...

#!peh:
ndak tahu. ada yang tau?