Friday, April 20, 2007

HP801 Mind Over Stress

Salah seekor anak beruang tadi menjumpai Panda tambun di depan exam Hall A. Sembari berkata.

Exam ini nanti di blog lagi?
Ya .. mungkin sih. Mestinya sih iya


Kata-katanya mengingatkan Suhu pada sebuah kalimat Kapan Kupunya Pacar yang ada di serial Jomblo yang ada di judul episode pertama sebuah anime, Ragnarok Online. For What Reasons Do You Wield That Sword? Kalau dalam kasus ini, For What Reasons Do You Write That Blog?

Ada banyak tujuan orang menulis blog. Ada yang menulis blog nya untuk senantiasa mengingatkan dia untuk bersyukur. Ada yang menulis blog untuk menuangkan bakat menulis cerpen. Ada yang menulis blog untuk berbagi pengalaman tragis mengejar wanita. Ada juga yang menulis blog karena menjadi blogger itu keren.

Anyway, sebelum lupa, mari kita cerita tentang exam hari ini HP801 Mind Over Stress. Subjek ini membahas bermacam-macam cara untuk mengatasi stress. Begitu mantapnya sampai subjek ini membuat Suhu tetap hidup imbang dalam kewarasan.


Menjaga keseimbangan alam itu penting. Di tengah-tengah tekanan yang berat, kita perlu relaksasi agar tidak mencapai titik breakdown. Konsep keseimbangan ini sudah dikenal sejak lama, mulai dari konsep Yin dan Yang, Good vs Evil, kelinci dan kura-kura ninja, sampai yang tak kalah pentingnya FYP dan DotA. Ajaran-ajaran kesetimbangan ini pun masih dipakai dalam ilmu fisika yang menjadi dasar jurusan teknik sipil, Kesetimbangan Benda Tegar. Saat semua forces saling menetralisir, di situ lah nampak the beauty of equilibrium [Hukum Newton II].

Dengan ilmu mengontrol kesetimbangan ini, Suhu berhasil membagi dua jam durasi pengerjaan soal exam HP801 menjadi sama panjang. 1 jam untuk mengerjakan soal, dan 1 jam sisanya untuk melakukan hal lain. Exam tadi 1 jam sudah kelar, langsung meninggalkan ruang ujian. Sayang sekali di Ninja Turtles University tidak diberikan tambahan nilai untuk kecepatan mengerjakan soal. Jadi tidak ada bonus meskipun kamu bisa selesai cepat. Jadi untuk meng-amplify kecemerlangan exam ini, Panda Tambun mencoba memanfaatkan daya tariknya.

Setelah selesai, mengetuk-ngetukkan kertas jawaban, soal, dan alat tulis ke meja. Untuk meratakan kertas, niatnya. Diketuk keras-keras agar semua menoleh, sambil senyum yang menandakan aku-udah-selesai. Lalu berdehem-dehem. Batuk-batuk. Muntah-muntah. Sembari berdiri, mencoba menderitkan kaki meja dan kursi. Sial, lantai dikarpet. Keluar berjalan pelan-pelan dengan berbagai gaya. Mulai dari jalan jongkok, jalan jinjit, lalu Moonwalk.

Yang pasti membuat fenomena yang menjatuhkan mental lawan, dengan harapan orang lain jawabnya salah-salah, arsirnya terlalu tipis, hapus jawaban terlalu keras sampai kertas sobek, atau kutukan jampi-jampi santet lainnya. Suhu keluar sambil tersenyum. Penuh kelicikan. Kata orang-orang kancil adalah binatang yang penuh kelicikan, kata Panda, "Nggak semua yang elo denger itu bener."

Begitulah kisah exam hari ini.

Oh tujuan blog Suhu? Kamu pasti sudah tahu.

Suhu,
ingin menghibur pembaca yang sedang stress [dan yang tidak sedang stress].

4 comments:

spider_alf said...

Perbedaan exam di ntu dan di indo (berdasarkan true story)

Di NTU:
- ga ada semangat kekeluargaan, masuk, cari tempat duduk sendiri, kerjain soal sendiri, ga ada niat membantu dan dibantu tmn

Di salah satu universitas di surabaya:
- masuk kelas byk yg nawarin tmpt duduk "eh disini aja, ini udah disiapin kursinya"
- selalu ada yg berbisik perhatian, "eh dah kerja sampe mana? mudah y?", lalu dilanjutin "bs minta tolong tulisin di burem lalu lempar ke aku?"
- selalu ada tantangan, bgmn melempar lembaran burem berisi jwbn dan rumus2 ke tmn kanan, kiri, dpn, blkg

dika said...

suhuuuuu,

today was not the end of the woooorldd!!! :D

hehe

Fanny said...

hoe?

*berencana pengen ngambil PE itu sem depan :D*

suhu said...

#alf:
ahahaha "eh di sini aja" jancok pol2an.

#dika:
dikaaa....

#fanny:
humm okeh keliatannya. pass-able.