Monday, April 09, 2007

Detik - detik Proklamasi [Updated sampai pukul 1300]

Terinspirasi dari sini, karena Panda Tambun tidak menonton 24.

0000
Masih nggliyeng dengan page number microsoft word yang menolak diajak kompromi. Untung dibantu tgwinmg bikin Table of Content yang bisa auto-update. Hore. Manual update untuk beberapa part yang tidak bisa di auto-update.

0100
Abstrak beres. Referens beres. Eknoletsmen beres. Lis of figur beres. Lis of tebel beres. Takitung-itung beres semua. Berarti ..... *eng ing eng* ... efwaipi kelar. Tak terasa air liur air mata menetes dari sisi, mengalir ke pipi, diiringi lagu It Ends Tonight di winamp yang diputar shuffle.

0103
Setelah melepaskan diri dari hal-hal duniawi, saatnya Panda Tambun kembali dari pertapaannya. Kini dia kembali bertualang dalam pengembaraannya untuk meraih tiga hal yang diidam-idamkan pria sedunia. Harta, dota, dan wanita. Ok, harta ... loan masih menggunung, wanita ... checked ..., sekarang dota.

Rede kaka?
yoyo server?
Dota vid?
bole2
sek ngemedan? dota yok
sopo ae?

0137
pandaseksi has pawned labahlabahimut (+250 gold).
Ezalor the Keeper of the Light has fallen.
medanmania has pawned pandaseksi (+250 gold).
Nessaj the Chaos Night has fallen.
medanmania has pawned ombojoyo (+250 gold).
Jah'rakal the Troll Warlord has fallen.

0200
Memang kalah. Tapi jadi hero dengan kill paling banyak. Lumayan. Yang pasti tiap Pandatambun the Chaos Knight keluar dari kandang nya, hero-hero lawan pipis di celana. Cuci tangan dan kaki. Sikat gigi. Terus bobo. Rencananya.

0235
Mata masih kriyip-kriyip [ini bahasa belanda]. Lampu kamar sudah pecah gelap. Mata sudah terpejam. Sprei sudah lepas dari ranjang dengan sukses. Tapi ada satu yang belum selesai. Latihan biola anak-anak violet di sebelah kamar.

Lalu aku ke kamar mereka. Berteriak aku. "Heh! Cari mati ya" Rupanya mereka tidak mengerti bahasa Indonesia tidak takut. Sampai aku menghunuskan pisau plastik western food kantin 2 ke jari kelingking kaki kiri salah satu di antara mereka. Terdengar lengkingan biola tak berdawai. Kupastikan mereka tahu aku tidak main-main.


Paragraf barusan bo'ong.

0259
Masih berusaha tidur. Dan masih berusaha memaafkan dosa-dosa mereka.

0321
Guling-guling.

0401
Tidak tahan. Kubunuh semua.

Iya. Bo'ong lagi.

0421
Ngiler-ngiler di bantal. Mimpi basah indah. O iya, sudah beberapa kali aku mimpi ketabrak mobil. Tapi mimpi tabrakan kemarin paling mantap. Soalnya yang ketabrak tetangga. Ketabrak truk sampah.

0721
Terbangun karena suara-suara tidak jelas. Entah kucing bertengkar. Atau musim kawin. Keluar kamar untuk ambil air minum sekalian ngentas jemuran. Sekaligus gak sengaja nginjek kucing. Keluar kamar toleh kiri-kanan, e nggak ada kucing. Adanya tetangga lagi telpon.

0800
Di depan Library Lee Wee Nam. Ketemu Tegar. Dan Dika [bukan yang dari belanda]. Mereka nampaknya masih enjoy kehidupan sebagai mahasiswa. Sambil menunggu library buka untuk menge-print final year report terkutuk, aku ke kantin A untuk makan. Aku bertemu seorang wanita setengah baya yang tersenyum tulus padaku. Kubalas senyumnya sepenuh hati, lalu dia berkata ...

"One dollar fifty cent"

Kubayar, lalu kuambil sarapanku.

0830
Seperti hungry ghost festival, aku berjalan masuk ke library. Terlihat beberapa OC-OC yang mulai menebar buku nya di meja-meja belajar. Nge-hog buat kawannya. Dua orang masuk, sepuluh meja penuh buku. Kiasu. Pandatambun hanya menempati satu saja. Lalu nge-print. Klik print.

0832
Tempat printing belum buka. Bagus.

0835
Satu printer yang di luar printing room sudah nyala. Antrian sudah kayak sumbangan tsunami. Ngantri dengan khidmat, begitu sampai komputer.

Wrong card inserted.

Padahal jelas-jelas masukin cash card, bukan kartu Dragon Ball. Rupanya kartu yang setia menemani empat tahun ini sampai juga pada ajalnya. Terlalu sering digesek. Bukan, bukan kredit kad. Cuma kartu buat ngeprint.

0842
Setelah keluar masuk sekitar 8x, kartu sudah mau dibaca. Tapi. Uangnya ga cukup.

0900
Singkat cerita, cashcard sudah ada isinya. Setelah perjuangan keras top-up, udah mau ngasih duit tapi kartu masih dibilang invalid. Tapi antrian printer sudah seperti antri dukun santet di Situbondo. Yang ngantri, ya wajah-wajah familiar. Teman sekelas di Teknik Sipil, yang deadline nya juga hari ini.

0940
Selesai nge-print. Dan sudah dijilid. Manis.

0958
Submit ke supervisor. Jadi yang pertama submit hari ini. Murid yang lain submit nya sore. Tapi minggu lalu. Supervisor menginstruksikan agar supaya Panda Tambun menunggu telepon dari nya. Untuk mengambil report yang sudah di-approve kemudian membuat minor adjustment lalu print dan submit ke moderator setelah semua beres.

1015
Bengong. Nunggu telpon.

1030
Masih bengong. Ngeblog.

1045
Bengong.

1100
Tetep.

1200
Lapar. Tapi malas antri di kantin A.

1300
Ngupdate blog.

2 comments:

tgwinmg said...

kereeen!!
Biarpun yg ngalamin ini kyknya udah mo tarik2 rambut dan guling2 garuk2 tanah krn frustasi, sbg pembaca aku kok ngerasa ini posting lucu n menghibur ya? huehehehe...

suhu said...

#tgwinmg: bugi bugi bugi bugi tutut ngunguk muach.