Tuesday, April 10, 2007

Detik - detik Proklamasi [Part 2]

1400
Makan bersama Ombojoyo dan Meme. Sambil membahas topik yang selalu menarik diulas sepanjang masa. Cinta bagaikan sepotong roti. Mulai dari roti bolu coklat, roti tak beragi, dan roti mlempem dari Rockwell Amerika.

1430
Memutuskan skip tutorial comm skill, karena guru nya terkenal suka menikam anak-anak yang keluar saat pelajaran belum selesai. Daripada mati untuk submit efwaipi, mending skip. Ngikut Ombojoyo dan Meme ke SCR [Student Computer Room] untuk maen DotA belajar.

1500
Ngglundhung dari meja. Ketiduran sambil megang telpon.

Mikir-mikir, apa lebih baik pulang ya. Tapi kalau pulang, terus supervisor telpon, mesti balik ke kampus. Bisa bete nanti. Mau main games di HP, hp sudah low batt. Nanti kalau ga bisa ditelpon gimana. Mau belajar, gak bawa buku pelajaran [sengaja].

1600
Maenan 100 Men.

1730
Memutuskan untuk panik. Karena lupa bikin assignment HP801. Setelah mengetik rangkuman sepanjang 150 kata [pas!], langsung buru-buru nge-print di CITS dan berangkat ke ruang kuliah. Karena ini adalah minggu terahir kuliah, Suhu tidak mau skip.

1805

*Kriiiingggg*

Nah ini dia yang kutunggu-tunggu. Siapkan kertas dan bolpen, untuk mencatat semua perubahan yang perlu direvisi. Semua siap. Dengan pede ngangkat telepon di LT25. Padahal duduk paling depan.

Halo.
Halo, Suhu.
Yo, speaking.
Your report is ready for submission.
Do I need to make any changes or adjustment before submitting?
Nope, just print another copy and submit to your moderator.


Jancok. Bunuh semua orang dalam jarak pandang.

Ditunggu lama-lama gak diganti apa-apa.

1807

Tanpa membuang waktu sedikit pun, langsung meninggalkan ruang kuliah. Dosen pelajaran ini tidak suka menikam murid-murid. Jadi aman. Langsung ambil langkah seribu ke Lee Wee Nam Library, untuk membakar another 10S$ dari cashcard. Demi masa depan dunia pendidikan. Nge-print report.

1815
Ngantri. Kenapa banyak yang nge-print.

1820
Ngupil. Terus nyadar, ada station yang kosong, langsung potong antrian. Eh, ternyata itu station buat EZ Link. Ya udah deh, daripada gak sempat. Padahal sudah terlanjur isi ulang Cash Card.

1830
Membelalakkan mata pada pegawai printing shop yang menjilid FYP report dengan adem ayem tentrem, dengan harapan, makin besar pupil, makin cepat proses penjilidan.

1832
Mata kering. Log off computer. Langsung keluar perpustakaan setengah berlari menuju ke kantor Moderator.

1845
Yoko Geri Kekomi gaya onta banci melesak masuk ke pintu kantor moderator, setelah 73 ketukan pintu sopan tidak ada respon. Moderator sudah pulang. Berarti besok harus bangun pagi-pagi untuk submit report. Terkutuk.

1930
Makan malam sama tgwinmg, probably the only good thing happened today.

2030
Aku berjalan ke tepi pantai. Lalu kulihat sesosok makhluk yang .... aku tidak tahu itu apa. Seperti chewbaca di star wars. Tapi gelap, jadi aku tidak pasti. Suara nya menggeram. Aku mundur perlahan. Pura-pura tidak melihatnya. Takut dia menyadari ada keberadaanku, aku menahan nafas. Sambil memejamkan mata.

2100 [sekitar]
Aku menahan nafas sangat lama. Waktu aku membuka mata, aku ada di sebuah ruangan gelap. Pengap. Pusing. Mungkin karena kekurangan nafas. Lalu terlihat sebuah cahaya dari atas. Seperti sebuah ventilasi. Aku berusaha menggapai-gapainya. Tanganku menyentuh sesuatu yang lembek. Seperti agar-agar.

2200 [sekitar juga]
Akhirnya aku berhasil keluar. Aku ada di sebuah padang rumput yang sejuk. Aku melihat bunga krisantemum di mana-mana. Ada kupu-kupu berkejaran, dan wanita-wanita telanjang sinar matahari yang tidak terlalu panas. Angin semilir berhembus. Lalu datang seorang wanita, bersayap. Malaikat?

Dia membawa harpa. Tapi aneh, bukannya diletakkan di depannya. Tapi di pundak. Lalu dia mengeluarkan semacam tongkat bersenar. Dan mulai menggesekkannya ke harpa.

2359
*Nggiiiieekkkkk nguayaow*

ZOMFGWTFBBQ!

Pisau plastik western food kantin dua menancap di jari kelingking tetangga. Sedotan plastik tersangkut di daerah ginjal. Sumpit njrubut-njrubut dipaksa masuk ke saluran pencernaan dengan jalur reverse osmosis, melalui saluran akhir.

Tetangga tahu akibat mengganggu mimpi indah satwa langka.

Panda Tambun,
berlumuran darah.

No comments: